| JudulSifat Kimia Tanah Pada Berbagai Level Ketinggian Tempat Di Jalur Pendakian Gunung Nokilalaki Taman Nasional Lore Lindu |
| Nama: ALIF BAKHTIAR |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Alif Bakhtiar – L13118143. Sifat Kimia Tanah Pada Berbagai Level Ketinggian Tempat Di Jalur Pendakian Gunung Nokilalaki Taman Nasional Lore Lindu, di Bimbing Oleh Rukmi dan I Nengah Korja Taman Nasional merupakan salah satu Kawasan konservasi dengan ekosistem asli yang dilindungi oleh negara bahkan dunia melalui organisasi- organisasinya dan dikelola berdasarkan zonasi. Taman nasional tidak boleh dirusak melainkan harus dijaga dilestarikan dan dimanfaatkan keberadaannya, sehingga flora dan fauna yang berada didalamnya dapat terhindar dari kepunahan. Salah satu Kawasan di dalam Taman Nasional yang sering diakses oleh masyarakat melalui kegiatan pendakian adalah gunung Nokilalaki, sehingga sepanjang jalur pendakian ini berpotensi untuk mengalami kerusakan baik kegiatan pengambilan specimen tumbuhan secara illegal maupun aktivitas pembukaan lahan, sehingga akan mempengaruhi keanekaragaman jenis tumbuhan yang ada. Kawasan jalur pendakian ini tentunya memiliki kondisi topografi dan level ketinggian tempat yang berbeda-beda. Ketinggian tempat dari permukaan laut adalah salah satu faktor yang sangat mempengaruhi struktur dan komposisi spesies di gunung vegetasi pegunungan. Lebih jauh lagi, untuk vegetasi hutan pegunungan, perubahan faktor edafik (tempat tumbuh) juga penting. Perubahan-perubahan edafik ini sering kali tiba-tiba dan mempengaruhi struktur dan spesies komposisi spesies, dan demikian pula sebaliknya. Penelitian ini dilaksanakan di Jalur Pendakian Gunung Nokilalaki, Provinsi Sulawesi Tengah, selama 3 bulan, yaitu mulai dari bulan Februari sampai dengan akhir Mei 2025. Analisis Sifat Kimia tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Penelitian ini terdiri atas beberapa tahap, yaitu survei lapangan untuk menentukan kelima titik pengambilan sampel tanah pada dua lokasi yang berbeda ketinggian tempat dari permukaan laut, yaitu pada tiga level ketinggian, pengambilan sampel tanah di masing-masing lokasi dan analisis sampel tanah di laboratorium dan analisis data baik data dari lapangan maupun data dari laboratorium. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kondisi fisik dan kimia tanah bervariasi di antara ketiga ketinggian tempat dari permukaan laut. Perbedaan tersebut disebabkan oleh keanekaragaman jenis dan ukuran vegetasi yang tumbuh diatasnya. Pada ketinggian tempat antara 750m- ?1000m dpl, nilai kemasaman tanah (pH), C-organik, dan P-tersedia yang lebih tinggi dibandingkan dengan dua level ketinggian lainnya yaitu pH (H2O) 6,51, C-organik 3,43%, N-Total 0.40% |