Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulBAKTERI DAN JAMUR DI BAWAH TEGAKAN MANGROVE DIDESA TOLAI BARAT KECAMATAN TORUE KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Nama: ADE KURNIAWATI H.P
Tahun: 2019
Abstrak
RINGKASAN Ade Kurniawati H.Pattalolo – L 131 14 376, Bakteri dan Jamur yang Terdapat diBawah Tegakan Mangrove di Desa Tolai Barat Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong dibimbing oleh Bau Toknok dan Arief Sudhartono. Mikroba tanah seperti bakteri dan jamur sangat mempengaruhi kesuburan tanah. Mikroba merupakan aspek penting yang berperan dalam mempengaruhi pelapukan bahan organik dan pendauran unsur hara. Penelitian ini telah dilakukan dari bulan Febuari sampai dengan April 2019. Analisis bakteri dan jamur dari sampel tanah dilakukan di Laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui koloni bakteri dan jamur tanah yang terdapat dibawah tegakan mangrove di Desa Tolai Barat Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dengan metode survey lapangan untuk menentukan lokasi pengambilan sampel tanah pada masing-masing jenis tegakan mangrove. Penentuan lokasi pengambilan sampel tanah dilakukan dengan cara sengaja (Purposive sampling) berdasarkan jenis tegakan mangrove yang terdapat dilokasi penelitian. Pengambilan sampel tanah dilakukan pada 5 jenis tegakan mangrove yaitu Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Sonneratia alba, Bruguiera gymnorrhiza, dan Bruguiera sexangula. Pengambilan sampel dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali dengan 2 kedalaman yakni 0 cm – 15 cm dan 15 cm – 30 cm pada tiap jenis mangrove, sehingga diperoleh 30 sampel tanah. Sampel tanah kemudian dikomposit menjadi 10 sampel yang terdiri dari 5 sampel tanah kedalaman 0 cm – 15 cm dan 5 sampel tanah kedalaman 15 cm - 30cm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada kelima jenis mangrove jumlah koloni jamur dan bakteri terbanyak pada lapisan bagian atas yaitu kedalaman 0-15 cm. Jumlah koloni jamur terbanyak didapatkan pada jenis Rizophora apiculata memiliki jumlah koloni yang banyak yaitu (580 x 104 CFU gr-1), jenis Sonnertia alba (330 x 104 CFU gr-1), jenis Bruguiera gymnorrhiza (61,0 x 104 CFU gr-1), jenis Bruguiera sexangula (35,0 x 104 CFU gr-1) dan jenis Rizophora mucronata (20 x 104 CFU gr-1), sedangkan untuk bakteri koloni terbanyak didapatkan pada jenis Rizophora apiculata memiliki jumlah koloni yang lebih banyak yaitu (5200 x 105 CFU gr-1), jenis sonneratia Alba (3700 x 105 CFU gr-1), jenis Rizophora mucronata (2600 x 105 CFU gr-1), jenis Bruguiera sexangula (63,0 x 105 CFU gr-1) dan jenis Bruguiera gymnorrhiza (50,0 x 105 CFU gr-1).

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up