Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulKetergantungan Masyarakat Terhadap Hutan Di Kawasan KPHP Dolago Tanggunung
Nama: Lisdawati
Tahun: 2019
Abstrak
abstrak keyword: Ketergantungan, Lemanfaatan Lahan, Pemanfaatan Hasil Hutan. Masyarakat Desa Petimbe memanfaatkan dan menggantungkan hidupnya di dalam kawasan hutan sudah sejak lama. Sebelum desa tersebut ditetapkan sebagai kawasan KPHP Dolago Tanggunung masyarakat telah mengelola hutan mulai dari memanfaatkan lahan hutan dengan membuka lahan perkebunan, dan pertanian masyarakat juga mengambil kayu beserta hasil hutan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ketergantungan Masyarakat Terhadap Hutan di Desa Petimbe Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi, yang berada dalam kawasan KPHP Dolago Tanggunung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan penskalaan 1-3-5 (Modifikasi skala Likert). Pengambilan data dilakukan melalui teknik wawancara menggunakan kuesioner dan survei lapangan, Pemilihan/penentuan responden dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden 23 KK. Parameter yang digunakan yaitu ketergantungan lahan hutan dan ketergantungan hasil hutan. Berdasarkan hasil dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan lahan yang dilakukan masyarakat menunjukkan ketergantungan responden terhadap lahan hutan masuk dalam kategori tinggi (105), dimna lahan yang dimanfaatkan oleh masyarakat di kawasan hutan diperuntukan sebagai kebun Kakao (Theobroma Cacao L), Tanaman Kemiri (Aleurites moluccana), dan pemanfaatan lahan untuk sayur-sayuran. dan ketergantungan akan hasil hutan yang dilakukan masyarakat dengan skor yang diperoleh yaitu (89) dalam kategori tinggi, dimana hasil hutan yang di manfaatkan masyarakat di dalam kawasan hutan adalah kayu, dan bambu (Bambusa vulgaris Schrad). Masyarakat memanfaatkan lahan hutan karena mereka tidak memiliki pekerjaan lain selain berkebun dan membuka lahan untuk bercocok tanam, dan juga berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa tingkat pendidikan masyarakat Desa Petimbe tegolong rendah. Kondisi ini mengakibatkan masyarakat tidak mempunyai keahlian lain selain berkebun sehingga ketergantungan masyarakat terhadap sumberdaya hutan menjadi tinggi.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up