Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulFAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN HUTAN MANGROVE DI DESA TOLONGANO KECAMATAN BANAWA SELATAN KABUPATEN DONGGALA
Nama: SUKARDI
Tahun: 2019
Abstrak
Hutan mangrove merupakan sumberdaya alam yang mempunyai berbagai keragaman potensi yang memberikan manfaat bagi kehidupan manusia, baik manfaat hutan mangrove secara langsung maupun secara tidak langsung dapat dirasakan oleh masyarakat yang tinggal dekat kawasan maupun yang tinggal jauh dari kawasan hutan mangrove. Demikian pentingnya ekosistem mangrove bagi kehidupan terutama bagi masyarakat yang ada di Desa Tolongano maka diperlukan berbagai upaya untuk meminimalisasi kerusakannya, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengetahui penyebab kerusakannya. Oleh karena itu diperlukan adanya penelitian tentang faktor penyebab kerusakan hutan mangrove. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Juni 2018. Lokasi penelitian terletak di Desa Tolongano Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala Propinsi Sulawasi Tengah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor penyebab kerusakan hutan mangrove di Desa Tolongano Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala. Kegunaan penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan referensi bagi peneliti serta dapat menjadi salah satu sumber informasi mengenai faktor penyebap kerusakan hutan mangrove. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara, yang menjadi responden adalah masyarakat yang tinggal di sekitar wilaya pesisir pantai Desa Tolongano. Jumlah responden sebanyak 30 0rang responden. Metode pemilihan responden dilakukan dengan cara acak (Random Sampling) dengan tujuan agar setiap masyarakat yang ada di lokasi penelitian memiliki peluang yang sama untuk menjadi responden. Sedangkan pengamatan tentang faktor ekologi dilakukan untuk mengetahui pengaruh faktor ekologi terhadap kerusakan hutan mangrove. Hasil yang diperoleh melalui pengamatan dan wawancara langsung di lapangan maka terdapat dua faktor penyebab kerusakan hutan mangrove di daerah penelitian yaitu Faktor sosial ekonomi berupa ketergantungan masyarakat terhadap sumberdaya pesisir dan laut, alihfungsi kawasan hutan mangrove menjadi pemukiman dan pembukaan lahan pertambakan menjadi penyebab yang sangat besar pengaruhnya terhadap kerusakan hutan mangrove serta keruskan yang disebabkan oleh faktor fisik lingkungan yang terjadi karena abrasi oleh air laut.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up