| JudulHUBUNGAN METILASI DNA DAN SNP GEN ACE DENGAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI SULAWESI TENGAH |
| Nama: DIRA YUNIAR |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama yang dipengaruhi oleh faktor genetik dan epigenetik. Gen Angiotensin Converting Enzyme (ACE) berperan penting dalam pengaturan tekanan darah melalui sistem Renin Angiotensin Aldosteron, dimana polimorfisme genetik dan metilasi DNA dapat memengaruhi ekspresinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan metilasi DNA dengan polimorfisme gen ACE (rs4291 dan rs4292) serta hubungannya dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Sulawesi Tengah. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross sectional pada 18 pasien hipertensi. Analisis metilasi DNA dan polimorfisme SNP dilakukan menggunakan metode PCR dan sekuensing. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan distribusi metilasi DNA, SNP, dan karakteristik subjek penelitian, serta analisis inferensial menggunakan uji korelasi Spearman untuk menguji hubungan antara metilasi DNA gen ACE dengan tekanan darah sistolik dan diastolik menggunakan SPSS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipometilasi gen ACE ditemukan pada 55,56% sampel dan hipermetilasi sebesar 44,44%. SNP rs4291 didominasi alel wildtype (56%), sedangkan rs4292 didominasi alel mutasi (67%). Tidak ditemukan pola interaksi yang konsisten antara variasi SNP rs4291 dan rs4292 dengan status metilasi DNA. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat metilasi DNA gen ACE dengan tekanan darah sistolik (r = -0,101; p = 0,691) maupun diastolik (r = -0,285; p = 0,252). Kata kunci: Gene ACE, Metilasi DNA, Polimorfisme, Hipertensi, RAAS. |