| JudulHUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN PENGOBATAN DENGAN SELF-REPORTED HEALTH-RELATED EXPENDITURE PADA PASIEN ASMA DI KOTA PALU BERDASARKAN PENDEKATAN ANDERSEN BEHAVIORAL MODEL |
| Nama: MARINA ELSERA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Hubungan Antara Kepatuhan Pengobatan dengan Self-Reported Health-Related Expenditure pada Pasien Asma di Kota Palu Berdasarkan Pendekatan Andersen Behavioral Model. Penelitian dilaksanakan di RSUD Undata dan RSU Anutapura, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Desember 2025 hingga April 2026. Tujuan penelitian menganalisis hubungan kepatuhan pengobatan dengan self-reported health-related expenditure pasien asma berdasarkan kerangka Andersen Behavioral Model. Desain observasional cross-sectional dengan purposive sampling digunakan dengan sampel akhir 166 responden. Kepatuhan diukur menggunakan adaptasi MARS-5 yang direduksi menjadi tiga item (MARS-3) berdasarkan uji reliabilitas (Cronbach’s ?=0,602), dan pengeluaran diukur dengan kuesioner berbasis Cost of Illness. Analisis multivariat menggunakan Two-Part Model (regresi logistik dan GLM Gamma log-link) melalui SPSS v26. Hasil menunjukkan kepatuhan tidak berhubungan signifikan dengan pengeluaran kesehatan (GLM: p=0,181; Logistik: p=0,611). Variabel signifikan pada regresi logistik adalah status pernikahan (B=1,752; p=0,015) dan pemicu bulu hewan (B=-1,573; p=0,014), sedangkan pada GLM Gamma adalah lama diagnosis asma(B=0,379; p=0,006), dukungan sosial (B=-0,525; p=0,020), dan pengetahuan (B=0,701; p=0,004). Disimpulkan pengeluaran kesehatan pasien asma lebih ditentukan faktor klinis dan sosial daripada kepatuhan pengobatan. |