| JudulUJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN AROGO (Premna Serratifolia L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus Aureus |
| Nama: MOH. ARIFUDIN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Infeksi kulit yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus masih menjadi permasalahan kesehatan, terutama akibat meningkatnya resistensi antibiotik. Oleh karena itu, diperlukan alternatif antibakteri dari bahan alam, salah satunya daun Arogo (Premna serratifolia L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun Arogo terhadap Staphylococcus aureus serta menentukan nilai diameter zona hambat, Konsentrasi Hambat Minimum (KHM), dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Daun Arogo diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Uji skrining fitokimia menunjukkan hasil positif terhadap senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi sumuran, sedangkan penentuan KHM dilakukan dengan metode mikrodilusi menggunakan ELISA Reader dan KBM dengan metode gores pada media Nutrient Agar. Variasi konsentrasi ekstrak yang digunakan yaitu 10%, 15%, dan 20%. Eritromisin digunakan sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Arogo memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, dengan diameter zona hambat tertinggi pada konsentrasi 15?n 20% yang termasuk kategori kuat. Nilai KHM diperoleh pada konsentrasi 10%, sedangkan nilai KBM diperoleh pada konsentrasi 12,5%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun Arogo (Premna serratifolia L.) berpotensi sebagai antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Kata kunci: daun Arogo, Premna serratifolia L., antibakteri, skrining fitokimia, Staphylococcus aureus, KHM, KBM. |