| JudulUJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN AROGO (Premna Serratifolia L.) TERHADAP BAKTERI Pseudomonas Aeruginosa |
| Nama: NADYA DWI PUTRI PAUDI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Infeksi bakteri merupakan masalah kesehatan yang terus menjadi perhatian, sehingga pencarian agen antibakteri alami semakin banyak dilakukan. Salah satu sumber potensial adalah ekstrak daun arogo (Premna serratifola L.), yang memiliki berbagai kandungan fitokimia dan potensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas antibakteri ekstrak daun arogo terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan mengukur diameter zona hambat serta menentukan konsentrasi hambat minimum (KHM) dan konsentrasi bunuh minimum (KBM). Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin galat, serta steroid. Rata-rata diameter zona hambat yang dihasilkan pada konsentrasi 10%, 15%, dan 20?rturut-turut adalah 9,28 mm (sedang), 10,98 mm (kuat), dan 12,32 mm (kuat), sedangkan kontrol positif menunjukkan aktivitas penghambatan yang sangat kuat (30,97 mm). Uji konsentrasi hambat minimum (KHM) memperlihatkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak hingga 7,5% menyebabkan peningkatan rata-rata pertumbuhan, namun pada konsentrasi 10% ke atas terjadi penurunan, menunjukkan adanya aktivitas penghambatan pertumbuhan bakteri. Uji konsentrasi bunuh minimum (KBM) menunjukkan bahwa pertumbuhan koloni bakteri mulai tidak terdeteksi pada konsentrasi 12,5% ekstrak dan tidak tumbuh pada konsentrasi lebih tinggi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa ekstrak daun arogo memiliki potensi sebagai agen antibakteri yang efektif terhadap bakteri P. aeruginosa. Kata kunci: Premna serratifolia; Pseudomonas aeruginosa; KHM; KBM; antibakteri |