| JudulPEMBUATAN DAN KARAKTERISASI NANOPARTIKEL PERAK HASIL GREEN SYNTHESIS MENGGUNAKAN EKSTRAK DEKOKTA DAUN KELOR (Moringa Oleifera) |
| Nama: ANNISA EKA PUTRI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Nanopartikel perak (AgNP) merupakan salah satu nanomaterial yang banyak dikembangkan karena memiliki aktivitas antimikroba yang luas, termasuk sebagai agen antijamur. Namun, metode sintesis konvensional umumnya melibatkan penggunaan bahan kimia berbahaya sehingga kurang ramah lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini memanfaatkan daun kelor (Moringa oleifera) sebagai bioreduktor alami dalam proses green synthesis AgNP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak dekokta daun kelor terhadap karakteristik nanopartikel perak serta aktivitas antijamurnya terhadap Candida albicans. AgNP disintesis menggunakan empat variasi konsentrasi ekstrak, yaitu 0,5%, 1%, 2%, dan 2,5%, kemudian dikarakterisasi melalui uji organoleptik, pH, panjang gelombang maksimum, ukuran partikel, zeta potensial, kadar perak dan uji antijamur Candida albicans menggunakan metode sumuran. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya AgNP dengan perubahan warna cokelat kemerahan, pH 5,14–5,26, panjang gelombang maksimum 421,5–454,33 nm, ukuran partikel 308,6–407,7 nm, nilai zeta potensial ?12,2 hingga ?20,5 mV, kadar perak 106,28– 108,39 mg/L dan aktivitas antijamur Candida albicans dengan zona hambat 17,58– 18,09 mm. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa variasi konsentrasi ekstrak dekokta daun kelor berpengaruh terhadap karakteristik nanopartikel perak yang dihasilkan terutama pada ukuran partikel. Kata kunci: C. albicans, ekstrak dekokta, Moringa oleifera, nanopartikel perak, sintesis hijau |