Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN AROGO (Premna Serratifolia L.) TERHADAP KADAR SGOT PADA TIKUS PUTIH (Rattus Norvegicus) YANG DIINDUKSI PARASETAMOL
Nama: NABILA SALSABILA
Tahun: 2026
Abstrak
Hepatotoksisitas merupakan kondisi ketika sel hati mengalami kerusakan akibat paparan zat kimia toksik, salah satunya obat-obatan seperti parasetamol. Senyawa bioaktif dari tumbuhan diketahui memiliki potensi sebagai agen hepatoprotektor alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh ekstrak etanol daun Arogo terhadap kadar enzim hati serum glutamat oksaloasetat transaminase (SGOT) pada tikus putih yang diinduksi parasetamol. Desain penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan enam kelompok perlakuan, yaitu kontrol normal (K1), kontrol negatif (K2), kontrol positif (Curcuma/K3), serta tiga dosis ekstrak etanol daun Arogo (K4-K6 dosis 125, 250, dan 500 mg/kgBB). Pengukuran kadar SGOT dilakukan sebelum perlakuan dan pada hari ke-28 setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan persentase penghambatan kenaikan SGOT masing-masing adalah K3 (42,77 ± 1,91%), K4 (44,36 ± 1,95%), K5 (47,29 ± 4,64%), dan K6 (52,43 ± 5,29%) yang tidak berbeda signifikan (p>0,05). Data ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun arogo mampu menghambat kenaikan kadar SGOT pada tikus hepatotoksik dengan dosis 125 mg/kgBB memberikan efek proteksi optimal dibandingkan dosis lainnya. Dengan demikian, ekstrak etanol daun Arogo berpotensi dikembangkan sebagai agen hepatoprotektor alami. Kata kunci: daun Arogo, Hepatoprotektor, Parasetamol, SGOT

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up