| JudulUJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK DAUN HANTAP (Sterculia Coccinea Jack.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus Musculus) |
| Nama: RIBITA JAZARIE KADIM |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Penggunaan tanaman hantap (Sterculia coccinea Jack.) sebagai obat tradisional telah banyak dilaporkan memiliki aktivitas farmakologis seperti antidiare, antidiabetik, antimikroba, antioksidan, antivirus, antiinflamasi dan antijamur, namun aspek keamanannya belum diteliti secara memadai. Hal ini menjadi permasalahan utama karena pemanfaatan tanaman obat secara luas tidak selalu menjamin keamanannya, terutama pada dosis tinggi dan penggunaan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek toksik akut serta menentukan nilai LD?? ekstrak daun hantap yang diberikan secara oral pada mencit putih jantan (Mus musculus). Metode penelitian menggunakan uji toksisitas akut dengan fixed dose method, diikuti pemberian ekstrak pada dosis 5, 50, 300, 2000, dan 5000 mg/kg BB. Pengamatan dilakukan selama 14 hari untuk mencatat perubahan berat badan, gejala klinis, dan jumlah kematian. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya kematian pada seluruh kelompok perlakuan, meskipun muncul gejala klinis seperti penurunan aktivitas motorik, peningkatan defekasi dan urinasi, piloereksi, serta perilaku straub pada dosis tinggi. Nilai LD?? tidak dapat dihitung dan berada di atas 5000 mg/kg BB, sehingga ekstrak dikategorikan tidak toksik secara akut. Secara keseluruhan, ekstrak daun hantap memiliki profil keamanan akut yang baik, namun penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi potensi toksisitas subkronik dan kronik. Kata kunci : Hantap, Sterculia coccinea Jack, toksisitas akut, LD?? |