Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPENGARUH EKSTRAK ETANOL KULIT PETAI (Parkiaspeciosa Hassk.) TERHADAP KADAR UREUMPADATIKUS PUTIH GALUR WISTAR (Rattus Norvegicus) HIPERURISEMIA
Nama: NUR HALIZA
Tahun: 2026
Abstrak
Kerusakan ginjal akibat peningkatan kadar asam urat dan metabolit nitrogenseperti ureum merupakan salah satu manifestasi dari gangguan fungsi ginjal yangdapat dicegah melalui agen nefroprotektif alami. Salah satu tanaman yangberpotensi memiliki aktivitas nefroprotektif adalah kulit petai (Parkia speciosaHassk.), yang diketahui mengandung senyawa flavonoid, fenolik, dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol kulit petai terhadap kadar ureum tikus putih jantan yang diinduksi hiperurisemiamenggunakan jus hati ayam dan kalium oksonat. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi selama 3 hari dengan pelarut etanol 96% kemudian maserat yangdiperoleh digabungkan dan diuapkan menggunakan rotavapor dan dilanjutkandengan dipanaskan diatas waterbath hingga menghasilkan ekstrak kental. Hewanuji dibagi menjadi enam kelompok: kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif (Allopurinol), serta tiga kelompok perlakuan ekstrak dengan dosis 75, 150, dan300 mg/kg BB. Kadar ureum diukur pada hari ke-0 dan hari ke-8 menggunakanalat Biosystems A15 Analyzer . Hasil menunjukkan kelompok perlakuan dosis 300mg/kg BB menunjukkan kadar ureum terendah (46,00±1,32 mg/dL) dibandingkankontrol negatif (56,23±4,96 mg/dL) kontrol positif (Allopurinol) (48,86±2,57mg/dL). Persentase penghambatan kenaikan kadar ureum tertinggi juga diperolehpada dosis 300 mg/kg BB (18,19%). Dengan demikian, ekstrak etanol kulit petai berpotensi sebagai agen nefroprotektif melalui kemampuannya menekanpeningkatan kadar ureum pada kondisi hiperurisemia. Kata kunci : Hiperurisemia, kulit petai (Parkia speciosa Hassk.), ureum, nefroprotektif

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up