| JudulUJI PARAMETER NON-SPESIFIK SIMPLISIA DAN EKSTRAK KULIT BUAH KAKAO (Theobroma Cacao L.) DARI TIGA LOKASI BERBEDA DI KABUPATEN PARIGI MOUTONG |
| Nama: ANCELMUS C. PELAWI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) merupakan limbah perkebunan yang berpotensi sebagai bahan baku farmasi karena kandungan senyawa bioaktifnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan hasil karakterisasi parameter non-spesifik simplisia dan ekstrak kulit buah kakao dari tiga lokasi berbeda di Kabupaten Parigi Moutong, dan menentukan perbedaan karakteristik parameter non-spesifik dengan pedoman parameter standar mutu ekstrak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, yaitu simplisia dibuat melalui proses pengolahan simplisia, sedangkan ekstrak diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Selanjutnya, untuk uji parameter non-spesifik yang meliputi susut pengeringan menggunakan metode pemanasan, kadar air dengan metode gravimetri, kadar abu total dan kadar abu tidak larut asam menggunakan metode pemanasan, dan cemaran logam berat (Kadmium/Cd dan Timbal/Pb) dengan menggunakan instrumen SSA (Spektrofotometri Serapan Atom). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen ekstrak tertinggi diperoleh dari Kecamatan Parigi Selatan (10%), diikuti Balinggi (9,75%), dan Torue (9,625%). Hasil uji parameter non-spesifik, yaitu susut pengeringan (?10%), kadar air (<10%), kadar abu total (?7,2%), dan kadar abu tidak larut asam (?3,2%). Hasil uji cemaran logam menunjukkan bahwa kadar Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada semua sampel masih dibawah batas maksimum yang ditetapkan (Pb 10 mg/kg dan Cd 0,3 mg/kg. Sebagai kesimpulan untuk semua sampel memenuhi persyaratan standar menurut Farmakope Herbal Indonesia dan BPOM RI. |