| JudulUJI SITOTOKSIK EKSTRAK DAUN BILAH (Crescentia Cujute L.) DENGAN METODE BSLT (BRINE SHRIMP LETHALITY TEST) TERHADAP LARVA UDANG (Artemia Salina L.) |
| Nama: DZAKY ANSHARI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Salah satu penyebab kematian paling umum di dunia adalah kanker. Penderita kanker menghadapi masalah efek samping dan biaya pengobatan yang mahal. Dikarenakan harganya yang terjangkau dan kurangnya efek samping, pengobatan herbal semakin populer sebagai pengobatan alternatif kanker. Tanaman Bilah (Crescentia cujete L.) adalah salah satu tanaman obat yang umum digunakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik dari ekstrak daun Bilah terhadap Artemia salina Leach. Ekstrak dibuat dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96?n diperoleh rendemen sebesar 7,59%. Uji fitokimia kandungan ekstrak daun Bilah menunjukkan adanya senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan steroid. Konsentrasi yang diberikan yaitu 1000, 500, 250, 125 dan 62,5 µg/mL. Pengamatan pada Artemia salina dilakukan selama 24 jam setelah pemberian ekstrak. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun Bilah memiliki nilai LC50 sebesar 161,70 µg/mL. Hasil ini menunjukkan bahwa ektrak daun Bilah memiliki LC50 < 1.000 µg/mL, sehingga dikategorikan toksik. Sebagai kesimpulan, ekstrak daun Bilah bersifat sitotoksik dan berpotensi sebagai antikanker. Kata kunci: Artemia salina L., Crescentia cujete L., daun Bilah, BSLT (Brine Shrimp Lethality Test), uji sitotoksik |