| JudulPengaruh Pemberian Ekstrak Kulit Petai (Parkia Speciosa Hassk.) Terhadap Kadar Eritrosit Dan Hematokrit Darah Tikus Galur Wistar Jantan (Rattus Norvegicus) Anemia Yang Diinduksi Natrium Nitrit (NaNO2) |
| Nama: RESMI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Anemia merupakan kondisi penurunan kapasitas darah dalam mengangkut oksigen yang secara hematologis dapat ditandai oleh penurunan jumlah eritrosit dan nilai hematokrit di bawah kisaran normal. Oleh karena itu, diperlukan alternatif berbasis bahan alam yang berpotensi memperbaiki parameter tersebut, salah satunya kulit petai (Parkia speciosa Hassk.) yang mengandung senyawa bioaktif dan berpotensi sebagai agen antianemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol kulit petai (Parkia speciosa Hassk.) terhadap kadar eritrosit dan hematokrit tikus jantan Wistar yang diinduksi NaNO? serta menentukan dosis yang paling efektif. Penelitian eksperimental ini menggunakan 30 tikus yang dibagi menjadi enam kelompok, yaitu kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, serta ekstrak kulit petai dosis 300, 400, dan 500 mg/kgBB. Pengukuran eritrosit dan hematokrit dilakukan sebelum induksi dan sesudah perlakuan selama 14 hari kemudian dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit petai mampu meningkatkan kadar eritrosit dan hematokrit secara signifikan dibandingkan kontrol negatif, dengan dosis 300 mg/kgBB sebagai dosis paling efektif. Dengan demikian, ekstrak kulit petai berpotensi sebagai agen antianemia yang bekerja melalui aktivitas antioksidan senyawa bioaktifnya. Kata Kunci: Kulit petai, eritrosit, hematokrit, natrium nitrit, anemia |