Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulBRINE SHRIMP LETHALITY TEST FRAKSI N-HEKSAN,ETIL ASETAT, DAN AIR DAUN LAMUN (Enhalus Acoroides (L.f.) Royle)
Nama: MUHAMMAD FARID OKTAVIANTO
Tahun: 2026
Abstrak
Tanaman lamun (Enhalus acoroides (L.f.) Royle) dari beberapa penelitian menunjukan aktivitas sebagai antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi antikanker dari ekstrak etanol, fraksi n-heksan, etil asetat, dan air daun lamun. Ekstrak daun lamun diperoleh secara maserasi menggunakan pelarut etanol 90%, kemudia dilanjutkan dengan fraksinasi secara partisi cair-cair menggunakan 3 pelarut polar, semi polar, dan non polar yaitu n-heksan, etil asetat, dan air, lalu dilakukan skrining fitokimia ekstrak dan fraksi menggunakan metode standar, serta dilakukan aktivitas sitotoksiknya menggunakan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol daun lamun (Enhalus acoroides (L.f.) Royle) positif mengandung golongan senyawa metabolit skunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid lalu fraksi etil asetat dan air positif mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan steroid sedangkan fraksi n-hksan hanya positif mengandung steroid. Hasil penentuan aktivitas sitotoksik ekstrak etanol, fraksi n-heksan, etil asetat, dan air daun lamun (Enhalus acoroides (L.f.) Royle) dengan masing-masing nilai LC50 adalah ekstrak etanol sebesar 48,75 µg/mL, fraksi n-heksan sebesar 81,095 µg/mL, etil asetat sebesar 120,48 µg/mL, dan air sebesar 246,26 µg/mL. Hasil ini menunjukkan bahwa ektrak etanol, fraksi n-heksan, etil asetat, dan air daun lamun (Enhalus acoroides (L.f.) Royle) memiliki LC50 < 1.000 µg/mL, sehingga bersifat sitotoksik dan berpotensi untuk diteliti lebih lanjut sebagai senyawa antikanker. Kata kunci: Enhalus acoroides (L.f.) Royle, daun, fraksi, BSLT

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up