| JudulAKTIVITAS IMUNOMODULATOR GRANUL SEREAL DAUN KELOR (Moringa Oleifera) TERHADAP TIKUS JANTAN GALUR WISTAR DENGAN PARAMETER LEUKOSIT, NEUTROFIL DAN LIMFOSIT |
| Nama: NUR NAIMA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Sistem imun merupakan pertahanan biologis yang berfungsi melawan patogen yang masuk ke dalam tubuh. Salah satu upaya mendukung fungsi sistem imun melalui pemberian imunomodulator. Kelor mengandung senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas imunomodulator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana potensi imunomodulator granul sereal daun kelor terhadap sistem imun tikus jantan galur Wistar melalui parameter leukosit, neutrofil dan limfosit. Penelitian menggunakan metode granulasi basah untuk menghasilkan sereal daun kelor dengan bahan dasar formulasi 5% serbuk daun kelor. Uji imunomodulator dilakukan menggunakan tikus jantan galur Wistar yang dibagi menjadi empat kelompok perlakuan: kontrol negatif, kontrol positif, granul tanpa daun kelor, dan granul daun kelor. Tikus diberi perlakuan selama 14 hari, diikuti dengan induksi bakteri Staphylococcus aureus dan dilakukan pengukuran hematologi pada darah tikus. Granul sereal SDK (Moringa oleifera) pada dosis 2,5 gram/250 gram BB berpotensi sebagai imunomodulator, terlihat dari hasil pengukuran parameter leukosit dan neutrofil yang meningkat serta penurunan limfosit. Berdasarkan hasil uji statistik, perubahan tersebut tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan. Kata kunci: Imunomodulator, kelor, leukosit, limfosit, Moringa oleifera, neutrofil |