Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulOPTIMASI FORMULA SNEDDS (SELF-NANOEMULSIFYING DRUG DELIVERY SYSTEM) FRAKSI ETIL ASETAT HERBA BENALU BATU (Begonia Medicinalis) DAN FRAKSI ETANOL DAUN KELOR (Moringa Oleifera L.) MENGGUNAKAN METODE D-OPTIMAL MIXTURE DESIGN
Nama: RAHMA MUTIANI
Tahun: 2023
Abstrak
Kombinasi fraksi etil asetat benalu batu dan fraksi etanol kelor dikembangkan menjadi formula SNEDDS (Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System) untuk meningkatkan kelarutan ekstrak. SNEDDS merupakan campuran yang terdiri dari minyak, surfaktan, dan ko-surfaktan yang akan membentuk nanoemulsi secara spontan dalam cairan lambung. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi optimal dari VCO, tween 80, dan propilen glikol mengunakan software Design Expert (DX) metode D-Optimal Mixture Design (DMD), mengetahui aktivitas antikanker secara in vitro metode MTT dan kadar senyawa fitokimia. Penentuan formula optimal ditentukan dengan analisis statistik ANOVA menggunakan software DX dari komponen bahan terhadap respon. Formula optimal dipilih berdasarkan nillai desirability mendekati 1. Optimasi formula menggunakan DMD menghasilkan 9 formula. Optimasi formula menunjukan bahwa komposisi formula optimum yaitu VCO 13 %, Tween 80 60 %, dan Propilen Glikol 22 %. Hasil penelitian yang dilakukan diperoleh formula SNEDDS yang optimal mempunyai karakteristik ukuran partikel sebesar 17,3 ± 0,51 nm, PI 0,17 ± 0,02, waktu emulsifikasi sebesar 25 ± 1,00 detik, persen transmitan sebesar 85,11 ± 0,39 %, pH yaitu 5.65 ± 0,010, dan viskositas sebesar 349 ± 0,0005 cP.s. Formula SNEDDS dapat meningkatkan aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker dengan persen kematian pada formula optimal yaitu 87,87 %. Kadar untuk senyawa fenol, saponin dan flavonoid pada formula optimal berturut-turut 54,90 ± 0,77 mgGAE/g, 271,27 ± 7,10 mgEE/g, dan 43,85 ± 2,18 mgQE/g.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up