Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulUji Aktivitas Analgesik Fraksi Daun Tamoenju (Hibiscus Surattensis L.) Pada Mencit Jantan (Mus Musculus)
Nama: PUTRI AYUNI
Tahun: 2023
Abstrak
Tamoenju (Hibiscus surattensis L.) merupakan tumbuhan yang memiliki khasiat obat terutama pada bagian daunnya yang memiliki potensi sebagai analgesik. Daun tamoenju mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai analgesik yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid dan steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek analgesik fraksi daun tamoenju yaitu fraksi n-heksana (FHDT), fraksi etil asetat (FEDT) dan fraksi air (FADT) serta mengetahui fraksi yang efektif sebagai analgesik. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu metode Hot Plate dan Siegmund. Hewan uji yang digunakan adalah mencit putih jantan sebanyak 25 ekor dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok 1 kontrol negatif yaitu Na-CMC 0,5%; kelompok 2 kontrol positif yaitu natrium diklofenak 19,5 mg/kgBB; kelompok 3 yaitu fraksi n-heksana dosis 200 mg/kgBB, kelompok 4 yaitu fraksi etil asetat dosis 200 mg/kgBB, kelompok 5 yaitu fraksi air dosis 200 mg/kgBB. Perlakuan diberikan pada masing-masing kelompok secara oral. Perlakuan pada metode Hot Plate yaitu mencit diletakkan di atas hot plate dengan suhu 55°C ± 0,5°C kemudian diamati waktu ketika memberikan respon. Sedangkan pada metode Siegmund mencit diinjeksikan asam asetat 1% kemudian diamati jumlah geliat mencit. Data efek analgesik dianalisis menggunakan uji statistik parametrik dengan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji post hoc Duncan. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa semua fraksi daun tamoenju memiliki aktivitas sebagai analgesik yang dapat mengurangi nyeri. Kata kunci : Hibiscus surattensis L., analgesik, Hot Plate, Siegmund.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up