| JudulKARAKTERISTIK FISIK OLEOGEL MINYAK BIJI KELOR (MORINGA OLEIFERA LAMK.) MENGGUNAKAN HPMC DAN XANTHAN GUM |
| Nama: DIRWAN HARIMAN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Oleogel merupakan gel dengan fasa cair berupa minyak. Minyak biji kelor (Moringa oleifera Lamk.) adalah minyak nabati yang kaya asam lemak tak jenuh, serta berpotensi sebagai antioksidan dan emolien alami. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik fisik oleogel berbasis minyak biji kelor dengan menggunakan dua jenis oleogelator, yaitu hidroksipropil metilselulosa (HPMC) dan xanthan gum. Minyak kelor diekstraksi menggunakan metode sokletasi dengan pelarut n-heksan dan diformulasikan dalam empat variasi konsentrasi (0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%). Evaluasi mencakup uji organoleptik, pH, viskositas, daya sebar, homogenitas, serta stabilitas dengan metode freeze-thaw. Hasil menunjukkan seluruh formulasi memiliki warna putih, aroma khas kelor, dan tekstur semi padat hingga kental. pH sediaan berada pada rentang 7,8–8,01 dan stabil. Viskositas meningkat seiring naiknya konsentrasi, sedangkan daya sebar menurun. Semua formulasi homogen dan stabil tanpa pemisahan fase. Oleogel minyak biji kelor dengan HPMC dan xanthan gum menunjukkan stabilitas fisik yang baik untuk sediaan topikal. Kata kunci: oleogel, Moringa Oleifera Lamk, HPMC, xanthan gum, karakteristik fisik |