| JudulKARAKTERISTIK FISIK OLEOGEL DARI MINYAK BIJI KELOR (Moringa Oleifera Lamk.) BERBASIS KARBOPOL DAN HPMC |
| Nama: MELYANI MULE |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Oleogel merupakan sediaan gel dengan fase cair berupa minyak, yang dibuat dengan mendispersikan minyak biji kelor kedalam basis gel karbopol dan HPMC (Hidroxy propil methyl celulosa). Oleogel berfungsi secara efektif sebagai basis formulasi untuk sediaan transdermal dan topikal karena memiliki kestabilan mekanik dan kimia yang tinggi serta dapat dibuat dengan proses yang relatif sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan oleogel dari minyak biji kelor (Moringa oleifera Lamk.) hasil ekstraksi metode Soklet serta membandingkan karakteristik fisik oleogel minyak biji kelor berbasis karbopol dan HPMC. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium dengan analisis deskriptif. Sediaan dibuat dalam 6 formula (F1-F6), sediaan F1-F3 dibuat menggunakan karbopol dengan konsentrasi 0,5%, 1%, 1,5?n F4-F6 dibuat menggunakan HPMC dengan konsentrasi 1%, 1,5%, 2%. Evaluasi meliputi uji organoleptik, uji pH, uji daya sebar, uji viskositas dan uji homogenitas. Stabilitas sediaan juga diuji menggunakan metode Freeze Thaw. Berdasarkan hasil evaluasi, F1 (karbopol 0,5%) dan F4 (HPMC 1%) menunjukkan kestabilan fisik yang lebih baik dibandingkan formula lainnya sehingga direkomendasikan sebagai formula yang paling optimal. Kata kunci: Oleogel, minyak biji kelor (Moringa oleifera), karbopol dan HPMC |