Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulStudi Etnofarmasi Tumbuhan Berkhasiat Obat Pada Suku Bali Di Kecamatan Basidondo Kabupaten Tolitoli
Nama: LUCIANA KAROLINA
Tahun: 2022
Abstrak
Masyarakat Suku Bali di Kecamatan Basidondo Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah menggunakan obat tradisional secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan bagian tumbuhan obat, cara pengolahan, penggunaan, takaran, dan lama penggunaan tumbuhan obat yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian berupa semistructured interview. Hasil penelitian didapatkan 36 spesies yang digunakan sebagai obat. Jumlah tumbuhan dengan persentase bagian tumbuhan yang digunakan yaitu daun 63%, umbi 3%, rimpang 11%, bunga 3%, buah 11%, batang 3%, dan biji 8%. Cara pengolahan yaitu cara direbus 66%, ditumbuk 16%, diremas 16%, dan diperas 3%. Cara penggunaan yaitu dengan cara diminum 95%, ditempelkan 3%, dan dimakan 3%. Lama penggunaan yaitu 3 hari 65%, 1 minggu 29%, dan 1 bulan 6%. Takaran tumbuhan obat yaitu 1 gelas 74%, 1/2 gelas 13%, 1/4 gelas 3%, 1 genggam 3%, 7 lembar 3%, 3 biji 3%, dan 1 sendok makan 3%. Tumbuhan obat tersebut dapat mengobati penyakit diare, kolesterol, demam, rematik, tekanan darah tinggi, malaria, batuk, peradangan, infeksi paru-paru (pneumonia), gatal pada badan, infeksi kulit, sakit pinggang, nyeri haid, susah tidur (insomnia), bau badan, infeksi pada mulut, dan gangren pada penderita diabetes mellitus. Kata kunci: Etnofarmasi, Obat Tradisional, Suku Bali, Sulawesi Tengah

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up