Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulStudi Etnofarmakologi Tumbuhan Sebagai Obat Tradisional Bagi Ibu Pasca Melahirkan Di Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali
Nama: WIRDA WAGIANTI
Tahun: 2023
Abstrak
ABSTRAK Masyarakat di Kecamatan Bungku Tengah masih menggunakan tumbuhan obat tradisional yang diwariskan oleh nenek moyang mereka terdahulu salah satunya pengobatan pasca ibu melahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah, jenis dan bagian tumbuhan, cara penggunaan, nilai penting/filadety level (FC), nilai kegunaan/choice velue (CV) dan nilai pilihan/use value (UV) yang digunakan untuk pengobatan bagi ibu pasca melahirkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan 28 tumbuhan yang digunakan untuk pengobatan bagi ibu pasca melahirkan dengan persentase bagian tumbuhan yang digunakan yaitu daun 35,71%, akar 25%, rimpang 21,42%, batang 7,14?n buah 7,14?n seluruh bagian tanaman 3,57%. Cara penggunaan yang digunakan yaitu diminum 69,23%, ditempel 7,69?n digunakan untuk mandi 23,07%. Cara pengolahan yang digunakan yaitu direbus 13,33%, ditumbuk 26,66?n diparut 13,33%. Tumbuhan dengan nilai frekuensi sitasi (FC), nilai kegunaan (UV) dan nilai pilihan (VC) tertinggi yaitu Jahe dengan nilai FL 28,57%, UV 0,8 dan CV 3,17, pacra kuku dengan nilai FL 21,42%, UV 0,6, CV 2,38, turi dengan nilai FL 14,28%, UV 0,4, CV 1,58, daun pepaya dengan nilai FL 14,28%, UV 0,4 dan CV 1,58, sereh dengan nilai FL 10,71%, UV 0,3, CV 1,19. Kandungan kimia tumbuhan obat yang digunakan untuk pengobatan bagi ibu pasca melahirkan berdasrkan studi literatur yaitu mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid, kurkumin, triterpenoid, minyak atsiri (piperin) dan polifenol Kata kunci : Etnofarmakologi, ibu pasca melahirkan, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up