Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPengaruh Lama Perawatan, Jumlah Komorbid, Dan Keparahan Terhadap Biaya Medis Langsung Pasien Covid-19 Di RSUD Anutapura.
Nama: FATIMAH AZZAHRAH
Tahun: 2022
Abstrak
Covid-19 merupakan penyakit pandemi disebabkan oleh sindrom pernafasan akut yaitu corona virus-2 (SARS-CoV-2). Penyebaran Covid-19 yang disertai dengan komorbiditas dan komplikasi kronis semakin meningkat dan menyebar luas hingga mengakibatkan kerugian yang besar bagi pembangunan kesehatan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui rata-rata total biaya medis langsung berdasarkan lama rawat inap, keparahan, dan jumlah komorbid serta mengetahui pengaruhnya terhadap biaya medis langsung pasien Covid-19 di RSUD Anutapura baik secara parsial maupun simultan. Metode pengambilan purposive sampling dengan pengambilan data secara retrospektif yang didasarkan pada perspektif rumah sakit, data diperoleh dari data rekam medis dan data rincian biaya pengobatan pasien, kemudian data di analisis menggunakan metode regresi linear dengan jumlah sampel sebanyak 134 sampel yang merupakan pasien yang terdiagnosis utama Covid-19 dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah dibuat. Hasil penelitian pada rata-rata total biaya medis langsung sebesar Rp5.394.393, kemudian didapatkan bahwa nilai signifikan faktor lama rawat inap, tingkat keparahan dan komorbid pasien Covid-19 terhadap biaya medis langsung secara simultan dan parsial, yaitu di bawah 0,05. Nilai signifikan secara simultan (sig 0,000 < 0,05), secara parsial variabel lama rawat inap (sig 0,000 < 0,05), variabel tingkat keparahan (sig 0,012 < 0,05), variabel komorbid (sig 0,001 < 0,05) dan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,273. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh lama rawat inap, tingkat keparahan dan jumlah komorbid pada biaya medis langsung dapat dinyatakan semakin lama pasien dirawat, semakin tinggi tingkat keparahan pasien dan semakin banyak jumlah penyakit penyertanya maka biaya medis langsung pasien Covid-19 akan semakin meningkat.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up