Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulIDENTIFIKASI POTENTIALLY INAPPROPRIATE MEDICATION (PIM) MELALUI BEERS CRITERIA PADA PASIEN GERIATRI RAWAT INAP DI RUANGAN SEROJA DAN FLAMBOYAN RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH
Nama: MUH. ILHAM
Tahun: 2022
Abstrak
ABSTRAK Pasien geriatri merupakan penduduk yang memiliki lebih dari satu penyakit, sehingga rentan terhadap obat yang berpotensi tidak tepat yang dapat menyebabkan risiko efek samping obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum jumlah pemberian obat dan angka kejadian Potentially Inappropriate Medication (PIM) berdasarkan Beers Criteria 2019 pada pasien geriatri rawat inap di ruangan Seroja dan Flamboyan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat retrospektif dengan mengambil data rekam medis sebanyak 93 pasien geriatri secara purposive sampling. Data kemudian diidentifikasi menggunakan Beers Criteria 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pemberian obat pada pasien geriatri sebanyak 690 obat dan terdapat 109 obat termasuk Beers Criteria dengan kategori 1 yaitu alprazolam (5,77%), diazepam (3,85%), natrium diklofenak (17,31%), asam mefenamat (15,38%), meloksikam (9,62%), ketoprofen (5,77%), ketorolak (40,38%), dan glimepirid (1,92%). Kategori 2 yaitu ketoprofen (50%), dan meloksikam (50%). Kategori 3 yaitu furosemid (90,48%), tramadol (4,76%), dan asam asetilsalisilat (4,76%). Kategori 4 yaitu interaksi kortikosteroid dengan NSAIDs (75%), dan interaksi opioid dengan benzodiazepin (25%). Kategori 5 yaitu ranitidin (80%), dan siprofloksasin (20%). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu pada pasien geriatri rawat inap di ruangan Seroja dan Flamboyan terdapat obat yang berpotensi tidak tepat berdasarkan Beers Criteria 2019 dengan 109 angka kejadian. Kata Kunci: Geriatri, Beers Criteria, Potentially Inappropriate Medication

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up