Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulGambaran Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Swamedikasi Apoteker Di Apotek Jejaring Kota Palu.
Nama: DEVIANI WIDNESARI
Tahun: 2022
Abstrak
Swamedikasi dikalangan masyarakat cenderung meningkat karena biaya pelayanan kesehatan yang relatif tinggi. Oleh karena itu, apoteker memiliki peran penting terhadap seluruh pekerjaan kefarmasian di apotek salah satunya memberikan semua informasi obat yang tepat kepada pasien atau masyarakat yang melakukan swamedikasi. Salah satu indikator yang digunakan untuk mengetahui kualitas pelayanan swamedikasi apoteker adalah dengan mengukur tingkat kepuasan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kepuasan masyarakat terhadap pelayanan swamedikasi yang diberikan apoteker di apotek jejaring Kota Palu. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden yaitu 408 responden yang diambil secara purposive sampling dengan menyebarkan kuesioner dalam bentuk Google Form dan hardfile. Data kemudian dianalisis menggunakan metode ServQual, Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance and Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan nilai gap tiap dimensi yaitu reliability (kehandalan) 0,10, responsiveness (ketanggapan) 0,11, assurance (jaminan) 0,17, empathy (kepedulian) 0,26, tangible (bukti fisik)-0,02. Customer Satisfaction Index (CSI) menunjukkan nilai sebesar 80,27% yang termasuk dalam kategori puas. Diagram kartesius menunjukkan terdapat 8 atribut yang termasuk dalam kuadran I, 17 atribut yang termasuk dalam kuadran II, 9 atribut pada kuadran III dan tidak ada atribut yang berada pada kuadran IV yang berarti dianggap pelayanan swamedikasi yang diberikan apoteker di Apotek Kimia Farma Kota Palu tepat sasaran dan tidak berlebihan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kepuasan masyarakat terhadap pelayanan swamedikasi apoteker di apotek jejaring Kota Palu termasuk dalam kategori puas. Terdapat 8 atribut pelayanan swamedikasi yang menjadi prioritas perbaikan di apotek jejaring Kota Palu, dimana atribut nomor 1,4, 7 termasuk dalam dimensi reliability (kehandalan), atribut nomor 8 dan 12 termasuk dalam dimensi responsiveness (ketanggapan), atribut nomo 27 termasuk dalam dimensi empathy (kepedulian) dan atribut nomor 33 dan 34 termasuk dalam dimensi tangible (bukti fisik). Kata Kunci : Apoteker, Apotek Jejaring, Kepuasan Masyarakat, Pelayanan Swamedikasi.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up