Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulSTANDARDISASI SIMPLISIA DAN EVALUASI TEH KOMBINASI DAUN KERSEN (Mutingia Calabura L.) DAN DAUN SALAM (Syzygium Polyanthum (Wight) Walp.) DARI DESA LEMBASADA KECAMATAN BANAWA SELATAN KABUPATEN DONGGALA
Nama: GUSTIANI
Tahun: 2022
Abstrak
Daun kersen (Muntingia calabura L.) dan daun salam (Syzigium polyanthum) banyak memiliki aktivitas farmakologi sehingga perlunya dilakukan standardisasi yang mana nantinya dapat dikembangkan menjadi suatu sediaan obat herbal terstandar dalam bentuk teh seduh. Penelitian ini dilakukan untuk menetapkan parameter non spesifik simplisia dan mengevaluasi teh kombinasi daun kersen dan daun salam dari Desa Lembasada Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala. Hasil penelitian menunjukan bahwa simplisia daun kersen dan daun salam memiliki kadar air 3,5±5?n 6,5±5%, kadar abu total 7,5±5?n 4,5±3%., kadar abu tidak larut asam 1,7±1,5?n 1,05±0,85%., kadar sari larut air 11±9?n 12±10%., dan kadar sari larut etanol 14±13?n 19±15%. Hasil evaluasi organoleptik dengan pengukuranya menggunakan skala Likert yaitu untuk parameter bau masuk kategori suka (perbandingan 5;5, 7:3, 3:7, 9:1, 1:9). Parameter warna masuk kategori suka (perbandingan 5;5, 7:3, 3:7, 9:1) dan sangat suka (perbandingan 1:9). Parameter rasa masuk kategori netral (perbandingan 5;5, 7:3, 3:7, 9:1) dan suka (perbandingan 1:9). Uji kejernihan menunjukan semua formula memiliki kejernihan yang sama., Uji bobot jenis untuk masing-masing formula berkisar 0,97-1,01., Uji PH sediaan berkisar 6,69-7,08., yang artinya telah sesuai standar. Produk kombinasi teh daun kersen dan daun salam telah memenuhi syarat untuk dilakukan pengujin lebih lanjut. Kata kunci: Daun kersen, daun salam, standardisasi, simplisia, teh herbal dan evaluasi.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up