Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulTOKSISITAS SUBKRONIK HERBA BENALU BATU (Begonia Medicinalis) DENGAN PARAMETER FUNGSI GINJAL TERHADAP TIKUS PUTIH (Rattus Norvegicus)
Nama: INAL AWALIA
Tahun: 2022
Abstrak
ABSTRAK Tumbuhan Benalu Batu (Begonia medicinalis) adalah salah satu tanaman yang digunakan secara empiris oleh masyarakat untuk mengobati tumor dan kanker. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ekstrak benalu batu mengandung flavonoid yang dapat meningkatkan proliferasi sel limfosit. Penelitian ini dilakukan untuk melihat tanaman benalu batu memiliki efek toksik pada parameter ureum dan kreatinin. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium menggunakan ekstrak etanol herba benalu batu. Proses ekstraksi sampel menggunakan metode maserasi. Pada penelitian ini hewan uji tikus putih (Rattus Norvegicus) yang digunakan 24 ekor dibagi menjadi 4 kelompok dengan perlakuan 28 hari. Kelompok kontrol Na-CMC 0,5?n kelompok perlakuan dengan dosis 120 mg/kg BB, 240 mg/kg BB, 480 mg/kg BB di berikan secara oral. Pengambilan darah pada hari ke29 melalui plexus retroorbitalis selanjutnya pemeriksaan kadar ureum dan kreatinin menggunakan alat Auto Chmistry Analyzer (ERBA XL 200). Hasil penelitian kadar ureum di peroleh nilai kelompok kontrol Na-CMC 0,5% rata- rata 25,17 ± 8,01 mg/dl, dosis 120 mg/kg BB rata-rata 20,50 ± 4,23 mg/dl, dosis 240 mg/kg BB rata-rata 21,83 ± 4,45 mg/dl, dosis 480 mg/kg BB rata-rata 22,50 ± 2,66 mg/dl. Sedangkan kadar kreatinin diperoleh nilai kelompok kontrol Na-CMC 0,5% rata-rata 0,69 ± 0,06 mg/dl, dosis 120 mg/kg BB rata-rata 0,72 ± 0,09 mg/dl, dosis 240 mg/kg BB rata-rata 0,67 ± 0,04 mg/dl, dosis 480 mg/kg BB rata-rata 0,74 ± 0,11 mg/dl. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak herba benalu batu (Begonia medicinalis) masuk dalam rata-rata normal ditinjau dari parameter ureum dan kreatinin. Kata kunci : Toksisitas subkronik, Begonia medicinalis, Ureum, Kreatinin

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up