Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulStudi Etnofarmasi Tanaman Berkhasiat Obat Pada Masyarakat Suku Buol Di Kecamatan Lakea Kabupaten Buol
Nama: AYU NABILA PUTRI
Tahun: 2022
Abstrak
Suku Buol merupakan suku bangsa di Indonesia yang memiliki adat istiadat yang masih dipertahankan hingga sekarang, salah satunya mengenai pengobatan menggunakan tanaman obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, bagian, cara pengolahan, cara penggunaan, jumlah takaran, lama penggunaan dan jenis-jenis penyakit yang diobati. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik pengambilan sampel yakni purposive sampling, dengan teknik wawancara open-ended interview pada 6 sandro yang diperoleh menggunakan media kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian diketahui sebanyak 35 spesies tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat. Bagian tanaman yang digunakan antara lain daun 55%, buah 13%, biji 7%, rimpang 7%, getah 6%, daging buah 4%, seluruh bagian 4%, bunga 2?n batang 2%. Cara pengolahan antara lain direbus 27%, ditumbuk 18%, diremas 11%, dihaluskan 7 %, diseduh air panas 14%, diparut 7%, disangrai 2%, diambil getah 7%, diambil daging buah 5?n cara lainnya 2%. Cara penggunaannya antara lain diminum 53%, dioleskan 28%, ditempelkan 13%, diteteskan 2%, dimakan 2?n dikumurkan 2%. Takaran yang digunakan antara lain yaitu jumlah helai daun ganjil 39%, jumlah buah ganjil 26%, 1 genggam 21?n sebesar ibu jari 14%. Lama penggunaan tanaman antara maksimal 3 hari penggunaan 43%, 7 hari penggunaan 43%, maksimal 2 minggu penggunaan 12?n maksimal 1 kali penggunaan 2%. Penyakit yang diobati yaitu berupa sakit kepala, gigi berlubang, demam, batuk, diare, kesehatan rambut, luka, hipertensi, hiperlipidemia, bisul, keputihan, gastritis, asam urat, penyakit jantung, cacar air, diabetes, apendistis, infeksi saluran kemih, konstipasi, daya tahan tubuh, cacingan dan hernia. Kata kunci: Etnofarmasi, Tanaman Obat, Suku Buol, Kecamatan Lakea.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up