| JudulETNOBIOLOGI RITUAL PEKARANGAN SUKU PAMONA DI DESA SULEWANA KECAMATAN PAMONA UTARA KABUPATEN POSO SULAWESI TENGAH |
| Nama: AMELIA MISYAEL ATO |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Pengetahuan lokal masyarakat suku Pamona mengenai pemanfaatan tumbuhan dan hewan yang ada di pekarangan sebagai bahan ritual adat berdasarkan pengetahuan masyarakat lokal masih belum banyak diteliti secara ilmiah, meskipun unsur budaya tersebut memegang peranan penting dalam pelestarian identittas etnik, dan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan dan hewan yang dimanfaatkan dalam berbagai ritual adat, menggali makna simbolik, serta cara pemanfaatannya oleh masyarakat. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Sulewana Kabupaten Poso dengan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara indepth interview dengan teknik Snow ball sampling untuk mencari informan yang diyakini mengetahui pemanfaatan tumbuhan dan hewan dalam ritual adat. Hasil penelitian diperoleh 65 jenis tumbuhan yang ada dipekarangan 7 diantaranya digunakan masyarakat sebagai bahan ritual, tetapi terdapat 3 jenis tumbuhan yang digunakan dalam ritual adat tidak diperoleh di pekarangan. Spesies hewan yang digunakan dalam ritual adat ada 5 jenis hewan tetapi 2 jenis hewan tidak ditemukan pekarangan. Tumbuhan dan hewan tersebut digunakan dalam ritual adat seperti pernikahan, lamaran, penyambutan tamu, panen, pemakaman, dan pengobatan, yang memiliki makna filosofi seperti harapan, perlindungan, dan penolak bala sehingga setiap tumbuhan tersebut harus ada dalam ritual adat. Penelitian menyimpulkan bahwa sumber daya hayati pekarangan memiliki peranan penting dalam pelestarian adat istiadat masyarakat suku Pamona |