| JudulDIVERSITAS JENIS KUMBANG CERAMBYCIDAE DI KAWASAN LEMBAH BADA SULAWESI TENGAH |
| Nama: BAYU CHANDRA KUSUMA AMIN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Kumbang antena panjang (Coleoptera: Cerambycidae) berperan penting sebagai dekomposer kayu dan bioindikator ekosistem, namun informasi diversitasnya di Sulawesi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui diversitas dan kesamaan komunitas Cerambycidae di kawasan Lembah Bada, Sulawesi Tengah. Sampel dikoleksi pada empat habitat, yaitu hutan primer, hutan sekunder, agroforestri, dan perkebunan, menggunakan perangkap Artocarpus, light trap, dan jaring ayun. Identifikasi dilakukan di Laboratorium Biosistematika Hewan dan Evolusi, Universitas Tadulako. Diperoleh sebanyak 526 individu yang tergolong dalam 9 tribe, 15 genus, dan 39 jenis (17 morfospesies). Hutan sekunder memiliki jumlah spesies tertinggi (28), dan terendah pada perkebunan (19). Indeks keanekaragaman Shannon–Wiener (H’=2,26–2,93) tergolong pada kriteria sedang, indeks kemerataan (E=0,62–0,80) dengan kriteria tinggi, dan indeks kesamaan komunitas berdasarkan Bray–Curtis termasuk pada kriteria tinggi (0,81–0,89). Hasil ini menunjukkan stabilitas komunitas dengan variasi spesies yang mencerminkan peran hutan primer sebagai habitat spesies khas dan hutan sekunder sebagai penyimpan kekayaan jenis tertinggi. Kata kunci: Lembah Bada, Sulawesi, Kumbang Cerambycidae, Keanekaragaman, Kesamaan komunitas. |