| JudulISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI PENGHASIL IAA (Indole Acetic Acid) PADA TANAH PERKEBUNAN DI KELURAHAN LASOANI KOTA PALU SULAWESI TENGAH |
| Nama: ANDI IRZAL UNTUNG |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Simbiosis antara bakteri dan perakaran tanaman hortikultura berpotensi dalam menghasilkan hormon IAA. Perkebunan masyarakat di daerah Lasoani berpotensi dalam menghasilkan bakteri isolat penghasil hormon IAA yang ditumbuhkan pada media selektif dengan L-Triptofan 0,1% sebagai stimulan . Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan bakteri isolat yang berpotensi menghasilkan hormon IAA, mengetahui karakteristik masing-masing isolat, dan potensi masing-masing bakteri isolat asal tanah perkebunan di daerah Lasoani dalam menghasilkan hormon IAA. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan sampel tanah kemudian mengisolasi bakteri tanah pada media NA dan dilanjutkan seleksi isolat bakteri penghasil IAA pada media selektif. Isolat kemudian diamati karekteristik pada pengamatan morfologi dan uji biokimia serta dilanjutkan untuk pembuatan kurva standar dan uji kemampuan penghasil IAA. Seluruh bakteri isolat BTL1 - BTL6 menghasilkan hormon IAA dengan konsentrasi berbeda pada suhu 37o C dengan waktu inkubasi 24 - 72 jam. Namun, isolat BTL4 memiliki kemampuan tertinggi dalam menghasilkan hormon IAA sebesar 115,29 ppm dengan absorbansi 0,705 dan waktu inkubasi selama 48 jam. Hasil ini menunjukkan potensi produksi IAA terbaik terdapat pada isolat BTL4 berada pada waktu 48 jam di suhu 37o C. Kata kunci: Bakteri tanah, Hormon IAA (Indole Acetic Acid), L-Triptofan |