| JudulPEMBUATAN DAN KARAKTERISASI BIOPLASTIK BERBASIS PATI KULIT TALAS (Colocasia Esculenta) DAN SELULOSA DAUN MURBEI (Morus Alba L.) DENGAN PENAMBAHAN PVA MELALUI METODE SOLUTION CASTING |
| Nama: NURFATRIANI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan dan karakterisasi bioplastik berbasis pati kulit talas (Colocasia esculenta) dan selulosa daun murbei (Morus alba L.) dengan penambahan PVA melalui metode solution casting. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan karakteristik bioplastik pati kulit talas dan selulosa daun murbei dengan penambahan PVA melalui metode solution casting berdasarkan uji mekanik (uji tarik, elongation, modulus Young), dan uji Fourier Transform Infrared (FTIR), serta waktu biodegradasinya. Selulosa diisolasi dari daun murbei dan dicampur dengan pati kulit talas serta PVA menggunakan metode solution casting dengan variasi rasio (Bioplastik pati, Bioplastik selulosa, 1:1, 1:2, 2:1, 1:3, dan 3:1). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini, yaitu kuat tarik sebesar 2.52-12.43 MPa, nilai elongasi 4.50-10.17%, dan modulus Young 55.24-197.74 MPa. Hasil menunjukkan bahwa rasio (1:3) menghasilkan sifat mekanik terbaik dengan kuat tarik 10.54 MPa, elongasi sebesar 5.33?n modulus Young sebesar 197.74 MPa. Analisis FTIR mengonfirmasi adanya gugus O–H, C–H, CH?, C–O, dan C–O–C sebagai karakteristik polisakarida dan PVA, serta ikatan glikosidik ?-(1?4) pada pati dan ?-(1?4) pada selulosa. Bioplastik terdegradasi dalam waktu 5–15 hari, dengan rasio (1:3) menunjukkan degradasi selama 8 hari pada media tanah humus. |