| JudulPEMODELAN DAN ANALISIS PRODUKSI KAIN TENUN DONGGALA DI DESA TENUN TOWALE DENGAN MENGGUNAKAN ALJABAR MAX-PLUS |
| Nama: HILDA SARI LAONGA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ABSTRAK Produksi Kain Tenun Donggala di Desa Towale memiliki proses multi-tahap yang tidak terstruktur sehingga menyebabkan waktu pengerjaan menjadi tidak efisien. Penelitian ini bertujuan memodelkan alur produksi serta menentukan waktu optimal penyelesaian satu unit kain tenun menggunakan pendekatan Aljabar Max-Plus. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data durasi pada 17 tahapan produksi yang mencakup persiapan benang, persiapan alat tenun, serta penenunan dan finishing pada tiga motif utama: Buya Bomba, Buya Siga, dan Buya Pamutti. Data pengerjaan dipetakan ke dalam model sistem linear Max-Plus ?????(????+1) = ???? ? ?????(????) ? ???? ? ????(????)????(????) = ???? ?????(????) dan dianalisis menggunakan perangkat lunak Scilab melalui algoritma power. Proses analisis diawali dengan menentukan vektor keadaan awal untuk kemudian dilakukan iterasi hingga sistem mencapai perilaku periodik yang stabil. Dari kondisi tersebut, nilai eigen (?) dihitung sebagai representasi periode produksi, sementara vektor eigen (?????) diolah melalui teknik normalisasi ?????? = ?????? (? min(?????)). untuk menghasilkan vektor waktu awal yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mencapai kondisi stabil pada iterasi ke-7 dengan nilai eigen (?) sebesar 6.000 menit untuk motif Buya Bomba, 9.000 menit untuk Buya Siga, dan 12.000 menit untuk Buya Pamutti. Penerapan model ini memberikan efisiensi waktu penyelesaian optimal masing-masing sebesar 2.115 menit pada Buya Bomba, 2.205 menit pada Buya Siga, dan 2.355 menit pada Buya Pamutti dibandingkan pengerjaan manual di lapangan. Penelitian ini berhasil membangun model alur produksi kain tenun Donggala yang lebih terstruktur dan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan efisiensi waktu produksi bagi pengrajin di Desa Towale. Kata kunci: Aljabar Max-Plus, Desa Tenun Towale, Pemodelan produksi, Kain tenun donggala, Waktu optimal. |