| JudulANALISIS KEBOCORAN WADAH TABUNG PESAWAT SINAR-X RADIOGRAFI MOBILE DI BALAI PENGAMANAN ALAT DAN FASILITAS KESEHATAN MAKASSAR |
| Nama: RUT ETLARIN PANDE |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Telah dilakukan penelitian mengenai kebocoran radiasi pada wadah tabung pesawat sinar-X radiografi mobile tipe OX 110-1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kebocoran radiasi pada wadah tabung pesawat sinar-X serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan standar keselamatan radiasi yang ditetapkan dalam peraturan kepala BAPETEN nomor 15 Tahun 2014. Metode penelitian dilakukan dengan pengukuran menggunakan surveymeter pada 5 sisi tabung, yaitu sisi kanan, kiri, depan, belakang, dan atas, dengan dua variasi jarak pengukuran, yaitu 100 cm dan 200 cm. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa laju dosis terukur pada jarak 100 cm dan 200 cm masing berada dalam rentang 1,691–269,6 µGy/jam dan 0,423–67,4 µGy/jam. Setelah dilakukan koreksi, diperoleh nilai laju kebocoran pada jarak 100 cm dan 200 cm masing-masing berkisar antara 0,0024–0,431 mGy/jam dan 0,0004–0,108 mGy/jam. Nilai kebocoran tertinggi diperoleh pada sisi kanan tabung, sedangkan nilai terendah terdapat pada sisi depan tabung. Secara umum, nilai kebocoran radiasi menunjukkan variasi pada setiap sisi tabung dan mengalami penurunan seiring bertambahnya jarak dari sumber radiasi sesuai dengan hukum kuadrat terbalik. Seluruh nilai kebocoran radiasi yang diperoleh masih berada di bawah batas toleransi yang ditetapkan oleh BAPETEN yaitu ? 1 mGy/jam. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa wadah tabung pesawat sinar-X radiografi mobile tipe OX 110-1 masih memenuhi standar keselamatan radiasi, tidak mengalami kebocoran yang berbahaya, serta layak digunakan dalam pelayanan radiologi dengan tetap memperhatikan prinsip proteksi radiasi dan pengujian secara berkala. Kata kunci: BAPETEN, kebocoran radiasi, radiografi mobile, sinar-X, surveymeter |