| JudulSINTESIS HIDROKSIAPATIT (HAp) DARI BATU GAMPING (LIMESTONE) DENGAN VARIASI MOLARITAS MENGGUNAKAN METODE PRESIPITASI |
| Nama: NUR ANGGUN KHAIRUNNISA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Telah dilakukan penelitian mengenai sintesis hidroksiapatit (HAp) dari batu gamping menggunakan metode presipitasi dengan variasi molaritas prekursor. CaO yang diperoleh dari batu gamping sebagai sumber ion kalsium, kemudian direaksikan dengan larutan H?PO? pada tiga variasi molaritas, yaitu 0,8 M, 1 M, dan 1,2 M. Endapan hasil sintesis dikeringkan dan dikalsinasi sebelum dilakukan karakterisasi menggunakan XRD untuk menganalisis struktur kristal, SEM untuk melihat morfologi permukaan, dan FTIR untuk mengidentifikasi gugus fungsi penyusun. Pola XRD menunjukkan bahwa ketiga sampel memiliki sifat biphasic yang terdiri atas fase hidroksiapatit (HAp) dan ?-trikalsium fosfat (?-TCP) dengan beberapa puncak minor dari magnesium whitlockite (MgW) dan karobat apatit (AKA), dimana sampel 0,8 M masih didominasi HAp sedangkan peningkatan molaritas menghasilkan proporsi ?-TCP yang lebih besar. Hasil SEM menunjukkan bahwa ukuran partikel pada variasi 0,8 M berada di sekitar 289 nm, pada 1 M meningkat sedikit menjadi 297 nm, sedangkan pada variasi 1,2 M justru mengalami pengecilan ukuran hingga sekitar 200 nm. Perubahan ukuran partikel ini menunjukkan bahwa peningkatan molaritas tidak selalu menghasilkan partikel yang lebih besar, dan pada 1,2 M terjadi proses pembentukan partikel yang lebih halus. Spektrum FTIR mengonfirmasi keberadaan gugus fosfat (PO?³?), hidroksil (-OH), dan karbonat (CO?²?) pada seluruh sampel, serta mengidentifikasi peningkatan kristalinitas pada sampel dengan molaritas lebih tinggi. Dengan demikian, variasi molaritas prekursor terbukti memengaruhi komposisi fase, morfologi, dan kemurnian hidroksiapatit, dan kondisi optimum pada penelitian ini diperoleh pada molaritas 1,2 M karena menunjukkan karakteristik yang paling mendekati standar HAp. Kata kunci: Hidroksiapatit, batu gamping, molaritas, metode presipitasi, XRD, FTIR, SEM |