Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulGREEN SYNTHESIS NANOKOMPOSIT Fe?O?/rGO DAN Fe?O?/rGO/PBA BERBASIS EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) DAN EKSTRAK DAUN BAYAM (AMARANTHUS VIRIDIS)
Nama: SAFNA
Tahun: 2026
Abstrak
Penelitian ini berfokus pada nanokomposit Fe?O?/rGO dan Fe?O?/rGO/PBA yang memadukan sifat magnetik Fe?O?, konduktivitas rGO, dan fungsionalisasi PBA. Tujuan penelitian adalah mengetahui proses sintesis nanokomposit berbasis ekstrak daun Moringa oleifera dan Amaranthus viridis melalui metode green synthesis, serta menganalisis kristalinitas dan gugus fungsinya. Green synthesis digunakan sebagai metode ramah lingkungan dengan memanfaatkan senyawa bioaktif tumbuhan sebagai agen pereduksi dan penstabil. Karakterisasi sampel dilakukan menggunakan XRD dan FTIR. Spektrum FTIR menunjukkan bahwa nanokomposit Fe?O?/rGO dan Fe?O?/rGO/PBA memiliki pita serapan yang sama pada 590 cm?¹ (Fe–O), 1100 cm?¹ (C–O–C), 1300 cm?¹ (C–OH), 1648 cm?¹ (C=C), 2364 cm?¹ (C=O), 2917 cm?¹ (C–H), dan 3437 cm?¹ (O–H). Namun, pada Fe?O?/rGO/PBA muncul pita tambahan B–O pada 924 cm?¹ serta C=N/B–O–H pada rentang 1500–1600 cm?¹ yang menandakan keberhasilan penambahan PBA. Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa Fe?O?/rGO memiliki ukuran kristal sebesar 15,27 ± 0,45 nm dan parameter kisi 9,86 ± 0,2 Å, sedangkan Fe?O?/rGO/PBA memiliki ukuran kristal 10,62 ± 0,09 nm dan parameter kisi 9,54 ± 0,2 Å. Hasil ini menunjukkan bahwa keberadaan PBA menghambat pertumbuhan kristal. Pola difraksi XRD memperlihatkan dominasi fase magnetit, keberadaan puncak rGO, serta sedikit fase Fe?O?. Selain itu, terjadi peningkatan kristalinitas pada Fe?O?/rGO/PBA tanpa mengubah fase utama material.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up

#