Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulANALISA PENENTUAN HOT POINT PADA GARDU LISTRIK UNIVERSITAS TADULAKO MENGGUNAKAN METODE THERMOVISI
Nama: EVA AVELIA SAURU
Tahun: 2026
Abstrak
Gardu listrik merupakan komponen penting dalam sistem distribusi tenaga listrik yang harus beroperasi secara andal dan berkesinambungan. Salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah munculnya hot point akibat peningkatan resistansi, penuaan peralatan, dan kualitas sambungan yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi hot point pada gardu listrik Universitas Tadulako menggunakan metode thermovisi. Objek penelitian meliputi empat gardu beton, yaitu Gardu Pertanian, Gardu FISIP, Gardu Kehutanan, dan Gardu Auditorium, dengan pengukuran pada transformator serta terminal busbar tegangan menengah (20 kV) dan tegangan rendah (400 V). Pengambilan data dilakukan menggunakan kamera inframerah untuk pengukuran suhu dan power quality analyzer untuk pengukuran arus. Analisis data meliputi perhitungan selisih suhu (?T), nilai emisivitas, serta uji presisi dan uji akurasi pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gardu Pertanian dan Gardu FISIP memiliki nilai ?T sebesar 10°C–19°C yang termasuk kategori perlu pemantauan lanjutan. Gardu Kehutanan menunjukkan kondisi baik dengan nilai ?T sebesar 1°C–8°C, sedangkan Gardu Auditorium memiliki nilai ?T hingga 28°C pada beberapa titik sehingga direkomendasikan perencanaan perbaikan. Hasil uji presisi menunjukkan koefisien variasi sebesar 0,3717 pada Gardu Pertanian, 0,3650 pada Gardu FISIP, 0,4050 pada Gardu Kehutanan, dan 0,4295 pada Gardu Auditorium. Nilai akurasi masing-masing sebesar 74,34%, 73%, 81%, dan 85,84%. Secara keseluruhan, seluruh gardu masih dalam kondisi operasional, namun diperlukan pemantauan berkala dan tindak lanjut sesuai rekomendasi SPLN untuk menjaga keandalan sistem distribusi tenaga listrik. Kata kunci: Gardu listrik, hot point, ?T, thermovisi, presisi, akurasi.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up