| JudulPENGARUH TEMPERATUR SINTERING TERHADAP SIFAT FISIS DAN TEGANGAN OUTPUT KOMPOSIT BARIUM TITANAT/ SILIKA UNTUK APLIKASI PIEZOELEKTRIK Oleh |
| Nama: SUKRIADI R |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak SUKRIADI R. Program Studi S1 Teknik Mesin. Pengaruh temperatur sintering terhadap sifat fisis dan tegangan output komposit barium titanat/ silika untuk aplikasi piezoelektrik. Dibimbing oleh Muh. Sadat Hamzah dan Iskandar Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur sintering terhadap sifat fisis dan tegangan output dari komposit piezoelektrik berbasis barium titanat (BaTiO?) dengan penambahan silika (SiO?) sebagai aditif. Komposit disintesis menggunakan metode solid state reaction, dengan variasi suhu sinter 1000°C dan 1100°C. Karakterisasi dilakukan menggunakan X-ray Diffraction (XRD) untuk mengidentifikasi fasa kristal, Scanning Electron Microscope (SEM) untuk mengamati morfologi mikro, serta pengujian tegangan output menggunakan osiloskop untuk mengetahui kinerja piezoelektrik. Hasil XRD menunjukkan bahwa pada suhu 1000°C terbentuk fasa dominan BaTiO? dengan struktur perovskit. Pada suhu 1100°C dan 1200°C mulai terbentuk fasa sekunder seperti fresnoite dan benitoite akibat reaksi antara BaTiO? dan SiO?. Pengamatan SEM memperlihatkan pertumbuhan butir yang lebih besar dan homogen pada suhu tinggi, namun juga disertai porositas dan aglomerasi yang meningkat. Pengujian piezoelektrik menunjukkan bahwa suhu sinter 1100° C dengan komposisi silika 15% menghasilkan tegangan output tertinggi hingga 9,6 V, dibandingkan dengan 4–5,6 V pada suhu 1000°C. Menunjukkan bahwa suhu sinter 1100°C dan komposisi silika 15% merupakan kombinasi optimal dalam menghasilkan komposit piezoelektrik dengan karakteristik fisis dan performa terbaik untuk aplikasi sensor dan pemanen energi skala kecil. Kata kunci: Barium Titanat, Silika, Sintering, Piezoelektrik, XRD, SEM, Tegangan Output. |