Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPENGARUH DIAMETER ELEKTRODA TERHADAP DISTORSI DAN KEKERASAN HASIL PENGELASAN SHIELDED METAL ARC WELDING (SMAW) BAJA KOMERSIL
Nama: BAGUS SUMARYANTO
Tahun: 2019
Abstrak
ABSTRAK Bagus Sumaryanto. Pengaruh Diameter Elektroda Terhadap Distorsi Dan Kekerasan Hasil Pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) Baja Komersil. Dibimbing oleh Awal Syahrani Sirajuddin, ST., MT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diameter elektroda terhadap distorsi dan kekerasan hasil pengelasan SMAW dengan elektroda E6013. Proses pengelasan SMAW menggunakan variasi diameter elektroda 2,0 mm, 2,6 mm dan 3,2 mm. Besar arus yang digunakan adalah 80 Ampere. Jenis kampuh yang digunakan adalah kampuh V dengan sudut 70?, tinggi akar 2 mm dan jarak akar 3 mm. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian kekerasan dan pengamatan distorsi. Tempat penelitian dilakukan di Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Tadulako. Bahwa diameter elektroda dalam proses pengelasan SMAW berpengaruh terhadap distorsi dan sifat kekerasan pada suatu spesimen. Nilai distorsi yang tertinggi adalah pada diameter elektroda 2,0 mm yaitu sebesar 2,173°. Sedangkan distorsi terkecil adalah pada diameter elektroda 3,2 mm yaitu 1,734°. Pada elektroda las berdiameter 2,6 mm yaitu sebesar 1,692°. Hal ini di sebabkan semakin kecil diameter elektroda maka semakin sedikit pula pengisian elektroda pada kampuh V sehingga tahanan yang terjadi pada spesimen akan semakin kecil pula. Nilai kekerasan daerah lasan tertinggi di dapatkan pada pengujian kekerasan diameter elektroda 2,0 mm yaitu sebesar 200,54 kg/mm2. Kemudian diikuti oleh pengujian kekerasan diameter elektroda 2,6 sebesar 196,86 kg/mm2. Nilai kekerasan terendah didapatkan pada pengujian kekerasan diameter elektroda 3,2 mm yaitu sebesar 186,41 kg/mm2. Daerah HAZ tertinggi didapatkan pada pengujian kekerasan diameter elektroda 2,0 yaitu sebesar 189,80 kg/mm2. Kemudian diikuti oleh pengujian kekerasan pada diameter elektroda 2,6 mm yaitu sebesar 183,11 kg/mm2. Nilai kekerasan daerah HAZ terendah didapatkan pada pengujian kekerasan pada diameter elektroda 3,2 mm yaitu sebesar 172,23 kg/mm2. Nilai kekerasan pada daerah lasan lebih tinggi dibandingkan pada daerah HAZ. Hal ini disebabkan karena panas yang masuk pada daerah lasan lebih tinggi daripada di daerah HAZ. Kata kunci : SMAW, Diameter Elektroda, E6013, Distorsi, Kekerasan.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up