| JudulAnalisis Kelayakan Huntap Tondo Berbasis Dimensi SDGs |
| Nama: ADITYA NUGRAHA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Aditya Nugraha (F23120047), Analisis Kelayakan Huntap Tondo Berbasis DImensi SDGs, dibimbing oleh : Abdul Gani Akhmad dan Supriadi Takwim. Pasca bencana gempa, tsunami, dan likuefaksi di Kota Palu tahun 2018, pemerintah membangun Hunian Tetap (Huntap) Tondo sebagai upaya menyediakan tempat tinggal aman dan layak bagi masyarakat terdampak. Namun, masih perlu dilakukan evakuasi terhadap tingkat kelayakan permukiman Huntap tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas fisik permukiman Huntap Tondo berdasarkan parameter Sustainable Development Goals (SDGs) 11 dan 6 yang meliputi aspek hunian layak (adequate housing), layanan air minum, sanitasi, transportasi publik dan ruang publik. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan Teknik observasi, kuesioner, wawancara dan analisis spasial berbasis GIS. Data dianalisis menggunakan skala likert dan klasifikasi indikator JMP untuk menentukan tingkat kelayakan layanan dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik hunian di Huntap Tondo telah memenuhi kriteria layak dengan rata-rata luas 8,17m2 per kapita dan material bangunan permanen. Layanan air minum dan sanitasi berada pada kategori Safely Managed, menandakan akses aman sesuai dengan SDGs 6.1 dan 6.2. Akses ruang publik juga tergolong baik dengan sebagian besar blok berada dalam radius ?400m dari fasilitas publik. Namun, tantangan utama terdapat pada akses transportasi publik, Dimana beberapa RT berjarak ?500m dari halte aktif sehingga direkomendasi sebagai prioritas perbaikan. Secara keseluruhan, Huntap Tondo dinilai telah layak huni dan mendukung sebagai besar indikator SDGs, namun masih memerlukan peningkatan konektivitas transportasi untuk mencapai keberlanjutan Kawasan yang optimal. Kata Kunci : Huntap Tondo, Hunian Layak, SDGs 11, Kelayakan Permukiman |