Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulKAJIAN KESESUAIAN PERMINTAAN DAN PENAWARAN SARANA PRASARANA WISATA PADA OBJEK WISATA AIR TERJUN VERANOMATA DESA IPI KECAMATAN BUNGKU TENGAH KABUPATEN MOROWALI
Nama: NUR FADHILAH RONE
Tahun: 2021
Abstrak
ABSTRAK Nur Fadhilah Rone, (F 231 16 003) “Kajian Kesesuaian Permintaan Dan Penawaran Sarana Prasarana Wisata Pada Objek Wisata Air Terjun Veranomata Desa Ipi Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali” di bimbing oleh Sarifuddin. Air Terjun Veranomata merupakan salah satu objek wisata populer yang terletak di Desa Ipi, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali. Objek wisata ini masih dalam proses pengembangan. Dalam upaya pengembangannya, perlu memperhatikan dan menentukan prioritas mengenai hal-hal apa saja yang dibutuhkan para wisatawan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji kesesuaian permintaan wisatawan dan penawaran objek wisata Air Terjun Veranomata. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode deskriptif kuantitatif, dengan mengumpulkan data sekunder dari instansi terkait dan data primer dari wisatawan dan pengelola objek wisata. Analisis aspek permintaan dan aspek penawaran wisata terdiri atas 2 jenis komponen produk wisata. Komponen pertama yaitu atraksi dan informasi/promosi wisata ysng terdiri atas beberapa variabel, diantaranya atraksi air terjun, promosi sosial media, dan website. Komponen kedua yaitu sarana/prasarana pendukung wisata yang terdiri atas beberapa variabel, diantaranya prasarana jalan, toilet, gazebo, tempat ibadah, warung makan, area parkir, dan pos penjagaan. Berdasarkan analisis dengan menggunakan teknik analisis BCG (Boston Consultans Group) didapatkan hasil bahwa posisi kegiatan pariwisata berada pada kuadran anjing (dogs), yang berarti bahwa permintaan dan penawaran wisata berada pada posisi rendah atau belum ada kesesuaian antara permintaan wisatawan dan penawaran objek wisata di Air Terjun Veranomata. Penilaian rendah tersebut dikarenakan masih adanya beberapa komponen wisata yang belum maksimal dalam menunjang aktifitas pengunjung, hingga belum tersedianya komponen wisata yang dibutuhkan. Komponen wisata yang memperoleh nilai rendah tersebut antara lain informasi dan promosi pariwisata, prasarana jalan, tempat ibadah, warung makan, dan pos penjagaan. Dengan adanya analisis ini diharapkan dapat membantu pihak pengelola dalam mengoreksi kekurangan yang ada pada objek wisata, sehingga nantinya dapat menjadi acuan untuk lebih meningkatkan lagi kualitas pelayanannya kepada pengunjung. Kata Kunci: Air Terjun, Permintaan Wisatawan, Penawaran Objek Wisata

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up