| JudulGEDUNG PUSAT KESENIAN DI KABUPATEN BANGGAI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER |
| Nama: RIZKA AMELIA DJIHA |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Rizka Amelia Djiha (Stb. F22121074) Gedung Pusat Kesenian di Kabupaten Banggai Dengan Pendekatan Arsitektur Kontemporer (dibimbing oleh Luthfiah, S.T., M.Sc dan Fratika Julia, S.T., M.T). Seni merupakan elemen penting dalam kehidupan manusia sebagai media untuk mengekspresikan kreativitas, imajinasi, dan perasaan melalui karya yang memiliki nilai estetika dan makna. Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki keberagaman kesenian, salah satunya di Kabupaten Banggai yang dihuni oleh berbagai suku asli seperti Banggai, Balantak, dan Saluan serta suku pendatang seperti Bugis Makassar, Buton, Bali, dan Jawa, sehingga menghasilkan beragam bentuk kesenian berupa tarian, musik, dan seni pertunjukan. Upaya pelestarian kesenian tersebut dilakukan melalui komunitas seni, sanggar, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan dan festival berskala nasional maupun internasional, namun pelaksanaannya dilakukan di ruang terbuka yang kurang sesuai untuk pertunjukan seni, khususnya dari aspek akustik dan kenyamanan ruang. Oleh karena itu, diperlukan sebuah fasilitas yang mampu mewadahi seluruh kegiatan kesenian secara optimal dan fungsional. Perancangan Gedung Pusat Kesenian di Kabupaten Banggai ini juga mempertimbangkan perkembangan kesenian modern, sehingga pendekatan arsitektur kontemporer diterapkan sebagai konsep yang dinamis dan relevan dengan perkembangan seni. Metode yang digunakan adalah metode perancangan arsitektur melalui observasi dan survei lokasi, wawancara, serta studi literatur, kemudian dianalisis secara makro dan mikro untuk menghasilkan konsep dan perancangan bangunan. Tapak perancangan terletak di kawasan perkantoran Kabupaten Banggai di Luwuk, tepatnya di Kompleks Perkantoran Bukit Halimun, yang dimana Gedung Kesenian termasuk di zona perkatoran. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa Perancangan Gedung Pusat Kesenian di Kabupaten Banggai dapat mewadahi para pelaku seni untuk berkreasi, berlatih, dan menampilkan karya seni untuk masyarakat umum. Kata Kunci: Gedung Pusat Kesenian; Arsitektur Kontemporer; Kabupaten Banggai |