| JudulDesain Bangunan Industri Pengolahan Biji Kakao Di Kabupaten Sigi |
| Nama: RIO PATANDEAN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Rio Patandean (Stb. F221 20 100), Desain Bangunan Industri Pengolahan Biji Kakao di Kabupaten Sigi (Di bimbing oleh Dr. Ir. Muhammad Bakri, S.T.,M.T. dan Luthfiah, S.T.,M.Sc.) Skripsi ini membahas Desain Bangunan Industri Pengolahan Biji Kakao di Kabupaten Sigi sebagai respon terhadap tingginya produksi kakao di Sulawesi Tengah dan belum tersedianya fasilitas pengolahan berskala besar di wilayah tersebut. Ketergantungan pada ekspor biji kakao mentah menyebabkan rendahnya nilai tambah serta kurang optimalnya kontribusi sektor kakao terhadap kesejahteraan petani. Perancangan bangunan industri ini bertujuan menyusun konsep dan desain fasilitas pengolahan kakao yang memenuhi standar fungsional, higienis, dan efisien sesuai alur produksi, serta mendukung program hilirisasi industri kakao nasional. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, analisis data primer melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan wawancara, serta analisis data sekunder terkait standar industri, tata letak pabrik, utilitas, dan regulasi RTRW Kabupaten Sigi. Hasil analisis menunjukkan bahwa lokasi paling tepat berada pada kawasan peruntukan industri (KPI) dengan aksesibilitas baik, kedekatan dengan sumber bahan baku, serta ketersediaan utilitas dasar. Konsep perancangan disusun melalui analisis makro (tapak, iklim, sirkulasi, kebisingan, zoning) dan mikro (pelaku, aktivitas, kebutuhan ruang, hubungan ruang, struktur, dan utilitas). Bangunan dirancang mengakomodasi ruang produksi utama seperti sortasi, penyangraian, winnowing, penggilingan, pressing, tempering, pencetakan, hingga pengemasan, serta ruang pendukung berupa gudang bahan baku dan produk jadi, ruang edukasi, laboratorium, kantor pengelola, dan fasilitas pekerja. Perancangan ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas kakao di Kabupaten Sigi, memperkuat struktur industri lokal, menciptakan lapangan kerja, serta menjadi acuan pengembangan desain fasilitas industri pengolahan kakao yang berkelanjutan dan kontekstual. vi Kata kunci: Industri kakao; pengolahan biji kakao; perancangan pabrik; arsitektur industri; hilirisasi; Kabupaten Sigi; desain bangunan. |