Perpustakaan
DESKRIPSI DATA LENGKAP
JudulPERANCANGAN BALAI REHABILITASI PENYALAHGUNA NARKOBA DI KOTA PALU
Nama: M. SAHRUL DESTANTA
Tahun: 2026
Abstrak
Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Provinsi Sulawesi Tengah masih menjadi permasalahan serius yang membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh elemen masyarakat serta pemerintah. Peningkatan jumlah penyalahguna setiap tahun, dengan pola dan modus operandi yang semakin kompleks, menimbulkan ancaman terhadap generasi muda, keluarga, dan masyarakat. Data BNN Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan bahwa jumlah penyalahguna narkotika terus meningkat dari 36.594 jiwa pada tahun 2017 menjadi 53.364 jiwa pada tahun 2020. Meskipun rehabilitasi merupakan langkah penting dalam pemulihan pecandu, jumlah pasien yang mengikuti rehabilitasi belum sebanding dengan jumlah pengguna, salah satunya karena keterbatasan fasilitas serta kendala biaya transportasi menuju balai rehabilitasi di luar daerah. Upaya pemerintah melalui sosialisasi, pemeriksaan urine, dan rehabilitasi masih belum mampu menekan angka penyalahgunaan narkotika secara signifikan. Oleh karena itu, pembangunan Balai Rehabilitasi Narkoba di Sulawesi Tengah menjadi sangat diperlukan untuk menyediakan fasilitas perawatan yang memadai, mendukung pemulihan fisik, psikologis, dan sosial, serta membantu mantan pecandu agar dapat kembali beradaptasi dengan keluarga dan masyarakat.

Sign In to Perpus

Don't have an account? Sign Up