| JudulPEMANFAATAN KULIT BUAH KAKAO (THEOBROMA CACAO L) DAN SEKAM PADI DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDSUTRI TAHU |
| Nama: TRI WAHYUNI |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Limbah cair tahu merupakan salah satu sumber pencemar yang berpotensi merusak lingkungan karena mengandung Total Suspended Solid (TSS), Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), serta pH yang tidak sesuai baku mutu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kulit buah kakao (Theobroma cacao L) dan sekam padi sebagai adsorben alami dalam menurunkan kadar TSS, BOD, COD, serta menormalkan pH limbah cair industri tahu. Metode penelitian dilakukan dengan proses koagulasi-flokulasi menggunakan variasi dosis adsorben (1 g, 3 g, 5 g, dan 10 g) dengan waktu kontak 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi awal limbah cair tahu memiliki TSS 1046 mg/L, BOD 490,52 mg/L, COD 2940 mg/L, dan pH 4,11, yang semuanya melampaui baku mutu. Setelah perlakuan, terjadi penurunan signifikan terutama pada dosis 10 g, dengan efektivitas tertinggi untuk TSS sebesar 79,03%, BOD 50,97%, dan COD 50,92%. Selain itu, pH meningkat mendekati standar baku mutu (6–9), menunjukkan kemampuan adsorben dalam menetralkan keasaman. Temuan ini menegaskan bahwa kulit kakao dan sekam padi berpotensi sebagai alternatif bahan ramah lingkungan dan ekonomis untuk pengolahan limbah cair tahu. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam penerapan teknologi pengolahan limbah sederhana sekaligus mendukung pemanfaatan limbah pertanian secara berkelanjutan. |