| JudulZonasi Kerawanan Gerakan Tanah Daerah Salua, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah |
| Nama: REVIE ARI SANDY |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak ABSTRAK Gerakan tanah merupakan suatu peristiwa perpindahan massa batuan atau tanah akibat dari proses dinamis alam yang berusaha mencapai suatu kondisi baru yang disebabkan oleh terganggunya keseimbangan lereng, baik secara alami ataupun karena aktivitas manusia yang dapat menimbulkan korban jiwa dan kerugian ekonomi. Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, memiliki kondisi geologi, topografi, dan iklim yang menjadikannya rawan terhadap gerakan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan topografi serta menentukan zona tingkat kerawanan gerakan tanah di Desa Salua dengan memperhatikan beberapa parameter yaitu kemiringan lereng, arah lereng, panjang lereng, jenis batuan, jarak dari patahan/sesar aktif, tipe tanah, kedalaman tanah, dan curah hujan. Penelitian ini memanfaatkan fotogrametri dengan menggunakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV)/drone untuk menghasilkan Digital Terrain Model (DTM) lokasi penelitian, selanjutnya dilakukan pemberian skor, pembobotan, dan overlay 8 peta parameter yang telah menghasilkan tiga zona kerawanan gerakan tanah yaitu zona kerawanan tingkat rendah dengan luas 7,21 Ha atau sekitar 42,91?ri luas daerah penelitian, zona kerawanan tingkat sedang dengan luas 6,01 Ha atau sekitar 35,77?ri luas daerah penelitian dan zona kerawanan tingkat tinggi dengan luas 3,58 Ha atau sekitar 21,3?ri luas daerah penelitian. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan menjadi salah satu bahan diskusi pemerintah terkait dan masyarakat sekitar dalam menyusun perencanaan kesiapsiagaan menghadapi ancaman gerakan tanah. Kata Kunci : Gerakan Tanah, Salua, Overlay, Kerawanan |