| JudulAnalisis Implementasi Program Kawasan Permukiman Terkait Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Di Kabupaten Sigi |
| Nama: ANA FEBRIANTI AD |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Penelitian ini menganalisis implementasi Program Kawasan Permukiman terkait perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Sigi, dengan fokus pada enam desa: Balumpewa, Kotarindau, Persiapan Tulo Rantea, Sigimpu, Pombewe, dan Sidondo I. Tujuannya adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan jumlah penerima manfaat serta merumuskan strategi keberhasilan program. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi terhadap 100 responden, lalu dianalisis menggunakan statistik deskriptif, Relative Rank Index (RRI), dan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan lima faktor dominan yang berpengaruh signifikan: tingkat pendidikan, motivasi, rasa aman dan nyaman, komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta peningkatan kualitas hidup. Program RTLH memberikan dampak positif, namun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan anggaran, ketidakakuratan data penerima, dan sosialisasi yang belum merata. Penelitian merekomendasikan strategi pendataan dan verifikasi yang akurat, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, integrasi program dan pendanaan, pemberdayaan masyarakat, pendekatan skala kawasan, serta monitoring dan evaluasi berbasis teknologi. Dengan strategi tersebut, implementasi RTLH di Kabupaten Sigi dapat lebih efektif dalam meningkatkan jumlah rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah. |