| JudulANALISIS STABILITAS DINDING SUNGAI DAN PERKUATANNYA DI DESA TOLOKIBI, BANGGAI LAUT |
| Nama: SYAIFUL IBRAHIM |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Kabupaten Banggai Laut merupakan wilayah kepulauan yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana tanah longsor, khususnya pada tebing Sungai Desa Tolokibit. Longsor yang terjadi umumnya dipicu oleh banjir musiman dan fluktuasi muka air sungai yang menyebabkan kejenuhan tanah serta penurunan stabilitas lereng. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas dinding sungai dan mengevaluasi efektivitas struktur bronjong sebagai solusi perkuatan lereng terhadap kelongsoran dan erosi. Metode yang digunakan meliputi perhitungan debit puncak banjir dengan kala ulang 10 tahun menggunakan metode Rasional, serta pemodelan stabilitas lereng dan struktur bronjong dengan perangkat lunak Geo5. Hasil analisis menunjukkan bahwa debit puncak banjir sebesar 54,5282 m³/det dengan ketinggian muka air antara 1,407–1,512 m menghasilkan gaya hidrostatis dan gaya erosi yang signifikan terhadap lereng sungai. Struktur krib bronjong yang dirancang mampu menahan tekanan tersebut dengan nilai faktor keamanan (Fs) antara 1,81–4,77, melebihi ambang batas aman. Fluktuasi muka air tanah terbukti memengaruhi nilai Fs guling dan geser secara signifikan, di mana peningkatan fluktuasi menyebabkan penurunan stabilitas. Dari dua konfigurasi bronjong yang diuji, Model 2 dinilai paling optimal karena memberikan stabilitas tinggi, efisiensi material, dan kemudahan konstruksi. Penelitian ini merekomendasikan penerapan Model 2 sebagai solusi praktis dan efektif dalam mitigasi longsor di kawasan Sungai Desa Tolokibit, guna mengurangi risiko kerusakan infrastruktur dan dampak sosial ekonomi masyarakat setempat. Kata kunci: Banggai Laut, Tanah Longsor, Stabilitas Dinding Sungai, Krib Bronjong, Geo5, Fluktuasi Muka Air. |