| JudulSAMPUL ANALISIS RISIKO RANTAI PASOK MATERIAL KONSTRUKSI PADA PROYEK KONSOLIDASI DAM DI SUNGAI MIU DAN SUNGAI TUVA MENGGUNAKAN MODEL SIMULASI MONTE CARLO |
| Nama: TUTY AULYAH NURDIN |
| Tahun: 2026 |
| Abstrak Tuty Aulyah Nurdin, F 112 23 060, “Analisis Risiko Rantai Pasok Material Konsruksi Pada Proyek Konsolidasi Dam di Sungai Miu dan Sungai Tuva Menggunakan Model Simulasi Monte Carlo” (dibimbing oleh Fahirah dan I Gede Tunas). Bencana gempa bumi, tanah longsor, dan banjir bandang yang terjadi di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Sigi, telah menyebabkan peningkatan sedimentasi pada Daerah Aliran Sungai Palu serta kerusakan berbagai infrastruktur. Sebagai upaya pengendalian sedimen dan mitigasi banjir, pemerintah melaksanakan Proyek Konsolidasi Dam di Sungai Miu dan Sungai Tuva. Dalam pelaksanaannya, proyek konstruksi tersebut memiliki rantai pasok yang kompleks dan rentan terhadap berbagai risiko yang dapat memengaruhi kinerja proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menilai risiko rantai pasok material konstruksi pada Proyek Konsolidasi Dam di Sungai Miu dan Sungai Tuva serta menganalisis dampaknya menggunakan model Simulasi Monte Carlo. Penelitian dilakukan melalui identifikasi risiko berdasarkan tahapan rantai pasok material konstruksi yang meliputi permintaan, proses, pemasokan dan pengawasan. Data diperoleh melalui studi literatur, observasi lapangan, wawancara, serta penyebaran kuesioner kepada pihak-pihak yang terlibat dalam proyek. Hasil penelitian mengidentifikasi risiko-risiko dominan pada rantai pasok material konstruksi serta memberikan gambaran probabilitas terjadinya keterlambatan pekerjaan akibat gangguan rantai pasok. Berdasarkan hasil simulasi Monte Carlo dan analisis sensitivitas risiko, risiko dominan yang paling berpengaruh adalah keterlambatan pengiriman material karena ekspedisi sebesar 17.3%, keterlambatan pengadaan sebesar 14.5%, perubahan permintaan saat proses berjalan sebesar 13.6%, kesulitan mencari material karena stok terbatas sebesar 13.0% serta permintaan tidak akurat (estimasi volume material yang salah) sebesar 7.0%. Kata kunci: Risiko, Rantai Pasok, Proyek Konstruksi, Konsolidasi Dam, Simulasi, Monte Carlo. |